Otomotif
Satu Tahun BYD Haka Manado, Dorong Mobilitas Hijau Berbasis Produksi Lokal

MANADO,mediakontras.com – Dealer resmi kendaraan listrik BYD di Sulawesi Utara, BYD Haka Manado, merayakan hari jadinya yang pertama pada Rabu (4/11/2026). Momentum tersebut ditandai dengan optimisme terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia Timur, terutama setelah beroperasinya pabrik BYD di Subang, Jawa Barat.
Operation General Manager East Area Haka Auto, Lucky Ismail Hariyanto, mengatakan perayaan satu tahun BYD Haka Manado menjadi bukti bahwa komitmen Haka Auto menghadirkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia Timur mendapat sambutan positif. Menurutnya, peresmian pabrik BYD di Subang pada September lalu menjadi angin segar bagi wilayah operasional East Area.
“Dukungan basis produksi lokal ini menjamin kepastian suplai unit yang lebih cepat, harga yang jauh lebih kompetitif, serta kualitas perakitan robotik standar global demi kepuasan pelanggan setia kami di Sulawesi Utara,” kata Lucky dalam keterangan resmi.
Ia menyebut momentum hari jadi tersebut sebagai tonggak penting bagi Haka Auto dalam mempercepat transisi energi hijau di Indonesia Timur. Hal itu sekaligus merayakan ketersediaan lini kendaraan listrik unggulan BYD yang kini diproduksi secara lokal di fasilitas manufaktur Subang Smartpolitan, Jawa Barat, sejak diresmikan pada 3 September 2026.
Branch Manager BYD Haka Manado, Richardo Franklyn Aponno, mengatakan selama satu tahun berkiprah di Manado, pihaknya melihat pergeseran tren yang positif terhadap kendaraan ramah lingkungan. Kehadiran tiga produk buatan Subang—Atto 1, M6 EV, dan M6 DM—dinilai memberikan opsi yang relevan bagi kebutuhan mobilitas masyarakat lokal.
“Kami optimistis BYD Haka Manado akan terus menjadi pilihan utama keluarga dan pelaku bisnis di Manado yang menginginkan mobil modern, bertenaga, namun tetap hemat biaya kepemilikan,” ujar Richardo.
Dalam kurun satu tahun, BYD Haka Manado disebut berhasil mengukuhkan posisinya sebagai pionir mobilitas berkelanjutan di Sulawesi Utara. Kepercayaan masyarakat didukung oleh kehadiran jajaran produk rakitan dalam negeri (CKD) dengan standar kualitas global, presisi tinggi berbasis robotik, serta nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang telah melampaui 40 persen.
Tiga produk utama buatan pabrik Subang yang menjadi tulang punggung penjualan di BYD Haka Manado adalah BYD Atto 1, BYD M6 EV, dan BYD M6 DM. BYD Atto 1 merupakan SUV perkotaan yang mengusung e-Platform 3.0 dan Blade Battery (LFP) dengan jarak tempuh hingga 380 km (NEDC). Mobil ini disebut menawarkan efisiensi biaya operasional rendah serta fitur modern seperti layar putar cerdas DiLink 4.0 dan Vehicle-to-Load (V2L) 2,2 kW.
Sementara itu, BYD M6 EV merupakan MPV listrik murni 6/7-seater yang dirancang untuk keluarga Indonesia. Versi rakitan Subang membawa perubahan pada kapasitas baterai dan jarak tempuh. Pada varian Standard, daya jelajah meningkat 30 km, dari 420 km menjadi 450 km. Pada varian Superior, jarak tempuh meningkat 70 km, dari 530 km menjadi 600 km. Arsitektur sel baterai baru yang lebih padat juga disebut mampu menerima daya pengecasan DC lebih besar, sehingga pengisian dari 10 persen hingga 80 persen dapat tuntas sekitar 12 menit pada stasiun pengisian DC yang memadai.
Adapun BYD M6 DM merupakan varian Plug-in Hybrid (PHEV) pertama BYD di Indonesia dengan teknologi DM-i (Electric-First). Kendaraan ini menawarkan jarak tempuh gabungan hingga 1.300 km dan konsumsi bahan bakar yang irit, sehingga menjadi solusi mobilitas tanpa kekhawatiran jarak tempuh untuk perjalanan jauh di Sulawesi Utara.
Melalui perayaan ulang tahun pertama, BYD Haka Manado berkomitmen meningkatkan kualitas layanan purnajual, penyediaan suku cadang asli, serta fasilitas pengisian daya terintegrasi di diler. Langkah itu ditujukan memberikan ketenangan bagi setiap pemilik BYD di Sulawesi Utara.(*)














