Manado
700 PERSONEL GABUNGAN SIAGA: Polda Sulut Matangkan Strategi Pengamanan Kota di Kawasan Megamas Manado

MANADO,mediakontras.com — Kesiapsiagaan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus diperkuat. Polda Sulawesi Utara menggelar Tactical Wall Game (TWG) Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di kawasan Megamas, tepatnya di sekitar Pohon Kasih, Kota Manado, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan berskala besar ini menjadi bagian dari langkah strategis Polda Sulut dalam menguji kesiapan personel, mematangkan pola koordinasi, serta memastikan seluruh unsur pengamanan mampu merespons berbagai kemungkinan situasi kontinjensi di wilayah Sulawesi Utara.
Sebanyak 700 personel gabungan dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Kekuatan ini terdiri atas jajaran satuan kerja Polda Sulut, Polresta Manado, Polres Bitung, Polres Minahasa Utara, Polres Tomohon, dan Polres Minahasa.

Pelaksanaan TWG dipimpin langsung oleh Irwasda Polda Sulut, Kombes Pol Amin Litarso, didampingi Karo Ops Polda Sulut, Kombes Pol Ferry Raimond Ukoli.
Di bawah koordinasi pimpinan tersebut, latihan ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus evaluasi terhadap kesiapan operasional seluruh unsur yang terlibat dalam sistem pengamanan kota.
Kombes Pol Amin Litarso menegaskan, pelaksanaan TWG Sispamkota merupakan bentuk kesiapan proaktif kepolisian dalam menghadapi dinamika keamanan yang dapat berkembang sewaktu-waktu.
Menurutnya, simulasi ini dirancang untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, baik dalam situasi umum maupun kondisi kontinjensi yang berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Utara.
“Kegiatan simulasi Sispamkota dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk menghadapi situasi di masa mendatang, baik situasi secara umum maupun kegiatan situasi kontinjensi yang dimungkinkan terjadi di wilayah Sulawesi Utara,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar simulasi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memastikan setiap unsur memiliki kesiapan yang terukur. Rangkaian latihan diawali dengan persiapan dan pengujian prosedur, termasuk pemeriksaan peralatan serta evaluasi terhadap berbagai aspek yang masih memerlukan penyempurnaan.
Kesiapan personel menjadi perhatian utama. Setiap anggota diharapkan memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga pelaksanaan pengamanan di lapangan dapat berjalan secara terkoordinasi, efektif, dan sesuai prosedur.
Irwasda Polda Sulut menambahkan, latihan tersebut juga bertujuan mengidentifikasi kekurangan sejak dini, sehingga dapat segera dilakukan pembenahan sebelum menghadapi situasi yang sebenarnya.
“Latihan ini juga bertujuan untuk memeriksa kesiapan peralatan, melakukan evaluasi jika ada kekurangan, serta mengecek kesiapan anggota. Melalui persiapan dan latihan yang matang, diharapkan ketika menghadapi situasi yang sebenarnya di lapangan, seluruh prosedur dapat dijalankan dengan baik tanpa adanya kendala,” jelasnya.
Dengan melibatkan ratusan personel lintas satuan dan wilayah, TWG Sispamkota di kawasan Megamas menjadi gambaran komitmen Polda Sulut dalam membangun sistem pengamanan yang terencana, terukur, dan responsif.
Pada akhirnya, kesiapan aparat bukan semata diukur dari besarnya kekuatan personel yang dikerahkan, melainkan juga dari soliditas koordinasi, ketepatan prosedur, serta kemampuan bertindak secara profesional dalam menjaga keamanan masyarakat.
Polda Sulut pun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kesiapsiagaan demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Bumi Nyiur Melambai.














