Bitung
Lima Alat Berat Milik PT GMA di Sorot Warga Dua Saudara.

BITUNG, Mediakontras.com – Lima unit alat berat jenis Articulated Dump Truck (ADT) berukuran besar milik PT Geopersada Mulia Abadi (GMA) menjadi sorotan warga setelah melintas di ruas jalan Girian-Likupang, tepatnya di Kelurahan Dua Saudara, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Selasa (3/11/2026).
Sorotan tersebut disampaikan salah satu warga, Fren, yang mempertanyakan penggunaan jalan tersebut oleh kendaraan berat yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi jalan yang relatif sempit.
Menurut Fren, jalan tersebut merupakan akses umum yang setiap hari digunakan masyarakat untuk menjalankan aktivitas.
Karena itu, melintasnya kendaraan berukuran besar dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
“Kami mempertanyakan mengapa lima unit alat berat berukuran besar ini bisa melintas di jalan Girian-Likupang. Apalagi jalan tersebut merupakan akses yang digunakan masyarakat setiap hari,” ungkap Fren.
Ia juga menyebut, di Desa Rondor Pante telah tersedia jeti yang disediakan perusahaan untuk menunjang kebutuhan operasional alat berat.
Hal tersebut semakin menimbulkan pertanyaan bagi Fren mengenai alasan kendaraan berat itu masih harus melintasi jalan umum yang digunakan warga.
“Di Desa Rondor itu sudah ada jeti yang disediakan perusahaan untuk operasional alat berat. Kenapa harus lewat di jalan warga, sementara kondisi jalan ini sempit?” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterima media ini, kelima kendaraan ADT tersebut melintas dengan pengawalan polisi menuju kawasan pertambangan.
Fren berharap pihak PT Geopersada Mulia Abadi dan instansi terkait dapat memberikan penjelasan mengenai penggunaan akses jalan tersebut, termasuk alasan pemilihan jalur serta jaminan keselamatan bagi masyarakat.
Ia juga meminta agar aktivitas operasional perusahaan tetap memperhatikan kepentingan warga dan kondisi infrastruktur jalan yang digunakan bersama.
Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak PT Geopersada Mulia Abadi maupun kepolisian terkait aktivitas lima kendaraan berat tersebut.
(*)











