Artikel
Wabup Bulahari Buka Asesmen Sekda Sangihe, Dua Calon Dinyatakan Mengundurkan Diri

TAHUNA, mediakontras.com – Seleksi Sekda Sangihe Diwarnai Mundurnya Dua Pejabat, Wabup Bulahari Tetap Buka Asesmen di Manado
Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Sangihe diwarnai mundurnya dua calon kandidat.
Dua pejabat yang menyatakan mengundurkan diri tersebut adalah Golfried Pella dan Wandu Labesi. Keduanya tercatat dalam daftar delapan pejabat yang awalnya diakomodir untuk mengikuti seleksi, namun memilih menepi sebelum tahapan asesmen dimulai.
Kepastian mundurnya dua pejabat itu terungkap saat Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari resmi membuka Assessment Penilaian Potensi dan Kompetensi di Kantor Regional XI BKN Manado, Selasa (27/10/2026).
Meski dua calon mundur, proses seleksi tetap berjalan. Wabup Bulahari memastikan asesmen yang berlangsung dua hari, 27-28 Oktober 2026 itu tetap diikuti enam pejabat lainnya.
Enam pejabat yang tetap bertarung yakni Ronald Izaak, Ferdinand Manumpil, Engelin Sasiang, Femmy Montang, Handry Pasandaran, dan Alfred Limpong.
Asesmen ini dipimpin langsung Tim Assessment Center BKN RI yang dipimpin Asesor Utama BKN RI Haryomo Dwi Putranto, dengan dihadiri Kepala Kanreg XI BKN Manado Ojak Murdani dan Pj Sekda Sangihe Johanis Pilat.
Wakil Bupati Tendris Bulahari menegaskan, mundurnya dua peserta tidak mengganggu komitmen pemerintah daerah menerapkan sistem merit yang profesional, transparan, dan akuntabel untuk menghindari praktik pejabat titipan.
Jabatan Sekda sendiri merupakan posisi strategis pengkoordinasi seluruh perangkat daerah. Karena itu, seleksi ini harus melahirkan sosok yang memiliki kompetensi manajerial, sosial kultural, integritas, dan kepemimpinan yang kuat.
“Satu kursi Sekda, enam yang bertarung, dua memilih mundur. Kita ingin memastikan yang terpilih nanti benar-benar yang terbaik untuk Sangihe,” tegas Bulahari. (Bella)











