Connect with us

Boltim

Dituding Terlibat Barang Terlarang, Rahman Salehe Tegas Membantah dan Tantang Tes Urine

Published

pada

IMG 20260922 005400

Mediakontras.com, BOLTIM – Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menegaskan bahwa tugas sebagai wakil rakyat tidak hanya dijalankan di ruang sidang atau kantor DPRD. Menurutnya, turun langsung ke tengah masyarakat dan menyerap aspirasi konstituen merupakan bagian penting dari tanggung jawab sebagai anggota legislatif.

Hal itu disampaikan Rahman Salehe saat memberikan klarifikasi terkait sorotan terhadap aktivitas dan tingkat kehadiran anggota DPRD dalam sejumlah agenda lembaga legislatif.

Anggota Fraksi PDIP tersebut mengakui dirinya memang tidak sempat menghadiri satu atau dua agenda paripurna. Namun, ia menegaskan bahwa ketidakhadiran tersebut memiliki alasan yang jelas.

“Memang dalam satu dua kali paripurna saya belum sempat hadir, tetapi itu ada alasan yang jelas kenapa saya tidak sempat hadir,” ujar Rahman.

Ia meminta agar persoalan kehadiran anggota DPRD dikonfirmasi langsung kepada staf DPRD maupun pihak yang memiliki kewenangan mencatat aktivitas dan kehadiran anggota dewan.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada 1.544 konstituen yang telah memberikan kepercayaan melalui pilihan mereka dalam pemilu. Rahman menegaskan komitmennya untuk tetap memperjuangkan aspirasi masyarakat yang diwakilinya.

“Kalau harapan masyarakat begitu besar terhadap keterwakilan kami di sini, maka kami akan mengawal aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Kami akan memperjuangkan kepentingan masyarakat karena kami sudah disumpah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rahman juga menanggapi pemberitaan yang menurutnya telah mengaitkan dirinya dengan dugaan penggunaan barang terlarang.

Dengan tegas dirinya membantah atas tudingan dan menyatakan siap menjalani pemeriksaan atau tes urine apabila dilakukan oleh instansi yang berwenang.

“Apabila ada instansi terkait yang bisa memeriksa setiap orang yang ada di rumah rakyat ini atau di DPRD, saya orang pertama yang siap dites urine atau diperiksa. Karena ruang itu yang bisa menjawab,” tegasnya.

Rahman mengatakan, hasil pemeriksaan nantinya dapat menjadi dasar untuk menjawab berbagai tudingan yang beredar.

“Siapapun yang terindikasi ataupun bagaimana hasilnya, semuanya akan dijawab melalui proses pemeriksaan urine itu sendiri,” lanjutnya.

Sebut Pemberitaan Berdampak pada Keluarga

Rahman kembali menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyentuh barang sebagaimana yang dituduhkan dalam pemberitaan tersebut.

Ia mengaku merasa terganggu karena pemberitaan yang dinilainya tidak benar bukan hanya berdampak terhadap dirinya secara pribadi, tetapi juga keluarganya serta orang-orang di lingkungan terdekatnya.

“Saya tidak pernah menyentuh barang itu. Ini saya tegaskan demi nama besar dan nama baik keluarga. Kami tidak pernah menyentuh barang itu,” katanya.

Menurut Rahman, dirinya tidak mempermasalahkan pemberitaan apabila menyangkut hal-hal lain. Namun, ia merasa keberatan apabila informasi yang dimuat menyangkut tudingan yang menurutnya tidak pernah dilakukan.

“Kalau berita yang dimuat menyangkut hal lain, bagi saya tidak apa-apa. Tetapi masalah ini bukan hanya saya pribadi yang terganggu, keluarga dan orang-orang yang ada di dekat saya juga ikut terganggu,” ujarnya.

Rahman menilai tudingan tersebut tidak benar dan menyebut pemberitaan itu sebagai fitnah serta upaya yang dapat merusak nama baiknya.

Ia pun kembali menegaskan kesiapannya untuk menjalani pemeriksaan apabila dilakukan di lingkungan DPRD atau oleh instansi yang memiliki kewenangan.

“Insya Allah tidak ada sampel bahwa saya pernah terlibat sebagaimana tudingan dan fitnah itu,” pungkasnya

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */