Berita
Louis Schramm dan Nick Lomban Berikan Perhatian Serius untuk Keberadaan Panti Werdha Senja Cerah

Manado.Mediakontras.com – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Utara, Louis Carl Schramm dan Nick Adicipta Lomban, menaruh perhatian serius terhadap kondisi Panti Werdha Senja Cerah yang sangat memprihatinkan, mulai dari bangunan fisik, infrastruktur, hingga sarana dan prasarana.
Ketua Fraksi Gerindra, Louis Carl Schramm, SH.MH memberikan apresiasi kepada Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, yang bergerak cepat melalui Dinas Sosial dengan menganggarkan dana sebesar Rp1 miliar pada APBD Perubahan. Kendati demikian, ia berharap penganggaran tersebut dapat berlanjut pada APBD Induk.
Ia menambahkan, instruksi renovasi diberikan langsung oleh Gubernur setelah melihat kondisi panti yang sudah tidak layak harus direnovasi besar besaran. Namun, akibat keterbatasan anggaran, pembenahan saat ini baru bisa dialokasikan sebesar Rp1 miliar. Hal ini menjadi catatan penting bagi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Kalau ada pertemuan, situasi di sana cukup membahayakan. Aula panti sudah bergoyang jika diisi sekitar 50 orang dan sangat kurang nyaman, bisa ambruk. Ke depan, selain akses jalan, fasilitas tempat tidur juga harus diperbaiki. Saat saya masuk, para lansia tidur di tikar dilantai karena tidak ada tempat tidur yang layak,” tegas Louis.
Sementara itu, Nick Adicipta Lomban, SE anggota Banggar dari Fraksi Nasdem menyampaikan bahwa kunjungan langsung ke lokasi dilakukan untuk memastikan kebutuhan mendesak para penghuni panti terpantau dengan baik.
Menurut Nick anggota Komisi III DPRD Sulut ini, Konidisi panti sudah tidak secarah namanya, larena hampir semua bangunan termasuk wisma yang ditempati para orang yang lanjut usia ini rusak.
”Apa yang disampaikan Pak Louis itu benar, saya juga turun disana dan melihat langsung. Bahkan Pak.Louis menyumbang mesin cuci dari uang pribadi. Kami berharap ada perbaikan dan perhatian serius disana teehadap orang tua kita, para penghuni panti,” ujar Nick.
Nick memastikan mengawal pengalokasian dana Rp1 miliar pada APBD Perubahan untuk perbaikan darurat.
Kepala Dinas Sosial Wanda Musu menyatakan bahwa alokasi anggara Rp1 miliar difokuskan untuk membenahi atap bangunan yang rusak serta perbaikan tangga.
Disisi lain banggara mengapresiasi Kepala Dinas Sosial yang rutin turun ke lapangan memantau kondisi panti.
Selain infrastruktur, Banggar meminta perhatian khusus juga ditujukan pada kecukupan nutrisi lansia melalui alokasi anggaran makan sebesar Rp50 ribu per hari.
DPRD Sulut berharap alokasi anggaran yang ada dimanfaatkan semaksimal mungkin, serta ada keberlanjutan program pembenahan pada APBD Induk mendatang demi kenyamanan dan keselamatan para lansia.(*)
















