Tomohon
Pegadaian Ikut Semarakkan TIFF 2026, Genjot Ekonomi Petani Bunga dan UMKM Tomohon

TOMOHON,mediakontras.com- PT Pegadaian (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pariwisata sekaligus penggerak ekonomi lokal, dengan ikut serta dalam acara puncak Tomohon International Flower Festival (TIFF).
Dalam event pariwisata bertarag international yang berlangsung 7-12 Agustus, BUMN bidang jasa keuangan tersebut turut berpartisipasi aktif sebagai salah satu peserta dalam parade kendaraan hias yang spektakuler.

Pada puncak acara Tournament of Flower (ToF) yang digelar Sabtu (8/8) kemarin, float Pegadaian yang mengusung tema “Tring by Pegadaian” berhasil menyita perhatian ribuan pengunjung yang memadati jalur parade.
Kendaraan hias tersebut tidak hanya menampilkan keindahan ragam warna bunga khas Tomohon, tetapi juga membawa pesan edukatif mengenai literasi keuangan melalui tagline #mulaidariTring!
Keikutsertaan Pegadaian di TIFF tahun ini bukan sekadar seremonial. Pemimpin Pegadaian Kanwil V Suluttenggo Malut dan Papua, Maksum, melalui sambutan yang disampaikan oleh Deputi Operasional, Andy Novriza, menegaskan bahwa pihaknya melihat TIFF sebagai momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan sektor riil di daerah.
“Kami bangga untuk kesekian kali bisa berpartisipasi di TIFF. Kami ingin menjadi bagian dari event pariwisata internasional ini, sekaligus memastikan bahwa geliat pariwisata memberikan dampak langsung terhadap penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Maksum di sela-sela acara, Minggu (9/8).
Lebih lanjut, Maksum menjelaskan bahwa bentuk dukungan Pegadaian diwujudkan melalui tiga pilar utama.

Selain pendanaan penuh untuk kendaraan hias (float), perusahaan juga memberikan fasilitas penunjang untuk pertanian bunga serta program pemberdayaan bagi petani lokal dan pelaku UMKM melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).
“TIFF telah membuktikan dirinya sebagai magnet wisata. Perputaran uang dari sektor pariwisata, kuliner, kerajinan, transportasi, hingga akomodasi adalah bukti nyata bahwa festival ini memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat. Pegadaian hadir untuk memastikan ekosistem itu terus berputar,” tambah Maksum.
Sementara itu, Andy Novriza selaku Deputi Operasional menambahkan bahwa pengangkatan tema “Tring” pada kendaraan hias merupakan bentuk penguatan brand produk Pegadaian yang kini menjadi solusi finansial dan investasi bagi masyarakat modern.
“Geliat TIFF memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap sektor usaha. Kami melihat para pelaku kuliner, pengrajin, hingga penyedia jasa transportasi dan akomodasi sangat diuntungkan.
Seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga dan mengembangkan TIFF, dan Pegadaian tentu selaras dengan semangat ini untuk terus membangun kolaborasi demi kemajuan daerah,” ujar Andy.
Dengan adanya sinergi antara BUMN dan pemerintah daerah melalui ajang TIFF, diharapkan Kota Tomohon tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata bunga berskala internasional, tetapi juga sebagai sentra pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.(*)















