Connect with us

Motorstyle

Honda Perkuat Pemahaman “The Next Customer” bagi Kepala Cabang Dealer di Manado

Hadirkan Tiga Narasumber, Bahas Pergeseran Generasi hingga Perilaku Gen Z

Yaziin Solichin

Published

pada

0a785146 4ce4 42b2 a50e 5a0c363149c9

MANADO,mediakontras.com – Perubahan generasi menjadi tantangan tersendiri bagi dunia bisnis, termasuk industri otomotif. Pola pikir, kebiasaan, hingga cara konsumen muda dalam mengambil keputusan kini berbeda dibanding dekade sebelumnya.

Menyadari hal itu, PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) menggelar forum bertajuk “The Next Customer: Understanding Young Manado, Anticipating Tomorrow” di Manado, belum lama ini.

Kegiatan yang diikuti para Kepala Cabang Dealer Honda di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara ini merupakan bagian dari rangkaian Network Head Development Training.

Forum ini dirancang untuk membekali para pemimpin jaringan sepeda motor Honda dengan pemahaman mendalam mengenai generation shifting, khususnya perubahan karakter, pola pikir, kebiasaan, dan perilaku generasi muda yang kini menjadi customer sekaligus future customer.

Perubahan tersebut dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari perkembangan teknologi digital dan media sosial, perubahan lifestyle, kondisi ekonomi, hingga semakin beragamnya pilihan produk dan layanan.

Hal ini turut mengubah cara generasi muda mengenal produk, mempertimbangkan pilihan, serta menentukan brand yang mereka percaya.

Forum menghadirkan tiga narasumber dari perspektif berbeda. Hadir sebagai pembicara, Frederik G. Worang, SE. BSBA. MCom. PhD, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi (FEB UNSRAT), serta dua influencer yang merepresentasikan generasi Z, yakni Kelly Kourtney dan Diego Taka.

Dalam paparannya, Frederik G. Worang menyoroti pentingnya memahami pergeseran karakter antar-generasi dalam melihat perkembangan bisnis. Menurutnya, generation shifting membuat pola perilaku konsumen ikut berubah.

“Generation shifting membuat pola perilaku konsumen ikut berubah. Karena itu, bisnis perlu memahami bukan hanya siapa customer-nya, tetapi juga bagaimana mereka berpikir dan mengambil keputusan,” ujar Frederik.

Sementara itu, Kelly Kourtney membagikan perspektif langsung dari generasi muda, terutama mengenai bagaimana Gen Z berinteraksi dengan brand di tengah perkembangan media sosial dan digital.

“Gen Z sangat terbiasa mencari informasi sendiri. Kami melihat review, konten, dan pengalaman orang lain sebelum menentukan pilihan. Jadi, brand perlu hadir dengan komunikasi yang relevan dan autentik,” ungkap Kelly.

Perspektif berbeda juga hadir dari Diego Taka, yang memberikan gambaran mengenai kebiasaan dan ekspektasi generasi muda dalam melihat sebuah brand.

Melalui forum ini, para Kepala Cabang diharapkan memperoleh sudut pandang baru mengenai perubahan generasi dan memahami bagaimana generation shifting dapat memengaruhi customer journey, ekspektasi, serta pola interaksi customer dengan dealer.

Cleve Wanget, Network Development Dept Head PT DAW, menegaskan bahwa pemahaman terhadap perubahan generasi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan jaringan dealer menghadapi customer di masa mendatang.

“Customer berubah, maka cara kita memahami dan melayani customer juga perlu ikut berkembang,” ujar Cleve.

Forum “The Next Customer: Understanding Young Manado, Anticipating Tomorrow” menjadi salah satu upaya PT DAW untuk memperkuat perspektif para pemimpin jaringan dealer agar semakin siap menghadapi perubahan karakter customer dan perkembangan bisnis di masa mendatang. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */