Bitung
Terjepit Excavator Sopir Truk Tewas di Galian Pasir

BITUNG, mediakontra.com – Kecelakaan kerja di lokasi galian pasir Perumahan Damai Sukacita Indah, Kelurahan Tewaan, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, menewaskan seorang sopir truk, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 18.00 Wita.
Korban teridentifikasi bernama Brayen Oktavianus Tepy (27), warga Kelurahan Bitung Barat Dua, Kecamatan Maesa, Kota Bitung.
Dari beragam Informasi yang dihimpun wartawan mediakontras.com di lokasi kejadian beberapa warga menceritaka, sebelum kejadian tersebut korban baru selesai memuat pasir ke atas truk. Setelah itu, korban berada di bagian belakang kendaraan untuk mengikat tali terpal penutup muatan.
Saat bersamaan secara tiba tiba, alat berat jenis excavator yang digunakan untuk memuat pasir diputar oleh operator.
Warga menduga operator pada saat itu tidak melihat posisi korban yang berada di belakang alat berat.
” Kita dengar ada orang berteriak, pas kita lia sopir so jatung kepala so berdarah” kata warga dengan dialek Manado seraya meminta agar identitasnya tak usah dipublish.
Korban sempat berteriak, kemudian terjatuh, celutuk warga lainnya yang juga ikut ikutan meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Melihat kejadian itu, warga bersama operator alat berat langsung berupaya mengevakuasi korban ke RSUD Manembo-nembo.
Menurut warga pula, korban masih bernapas saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
“Mungkin, setelah mendapat penanganan medis, korban meninggal dunia,” kata mereka
Usai kejadian, operator excavator melaporkan peristiwa tersebut kepada pemilik alat berat sebelum memberikan keterangan kepada penyidik.
Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama membenarkan adanya kecelakaan kerja tersebut. Menurut dia, penyidik masih mendalami penyebab kejadian.
“Hingga saat ini masih dalam pendalaman,” katanya saat dikonfirmasi mediakontras.com, Jumat (7/8/2026).
Saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan pendalaman terhadap kronologi kejadian.
Polisi belum menyampaikan hasil penyelidikan maupun menetapkan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.(*)
















