Connect with us

Otomotif

Simak Tipsnya,Berkendara Tetap Nyaman Saat Hujan Abu dan Asap

Yaziin Solichin

Published

pada

8fd2900a 15ed 4b6f 8d82 bf79ccdbf29f

Jakarta,mediakontras.com –  Hujan abu vulkanik yang melanda sejumlah wilayah belakangan ini tak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga meningkatkan risiko bagi para pengendara sepeda motor. Partikel abu vulkanik yang beterbangan dapat mengganggu konsentrasi dan membahayakan keselamatan berkendara.

PT Astra Honda Motor (AHM) pun membagikan sejumlah tips penting agar pengendara tetap aman dan nyaman di jalan.

Manager Safety Riding AHM, Daniel Aria Sulistya Nugroho, mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri jika kondisi tidak memungkinkan. “Jika perjalanan tidak mendesak, menunda perjalanan hingga kondisi kembali aman adalah pilihan terbaik. Namun bagi yang tetap harus berkendara, persiapan dan kewaspadaan ekstra sangat diperlukan,” ujarnya.

Sebelum berangkat, pastikan perlengkapan berkendara digunakan secara lengkap. Gunakan helm dengan visor tertutup untuk melindungi wajah dan mata dari paparan langsung abu. Tambahkan masker yang mampu menyaring partikel halus serta kacamata pelindung guna mencegah iritasi mata.

Perhatikan pula kondisi visor helm. Partikel abu yang menempel bisa mengganggu pandangan. Hindari membersihkan visor secara sembarangan karena dapat menimbulkan goresan akibat sifat abrasif abu vulkanik.

Selain perlengkapan diri, kondisi kendaraan wajib diperiksa. Pastikan tekanan dan kondisi ban, sistem pengereman, lampu utama, lampu belakang, lampu sein, spion, serta mesin berfungsi optimal. Komponen penyaring udara juga perlu mendapat perhatian karena abu dapat masuk dan menumpuk di bagian tersebut.

Sebelum berangkat, pengendara disarankan memantau informasi resmi terkait aktivitas gunung api, arah penyebaran abu, kondisi lalu lintas, serta kemungkinan penutupan jalan.

Saat berkendara di tengah hujan abu, kecepatan harus dikurangi. Abu yang menutupi permukaan jalan, terutama jika bercampur air, dapat membuat jalan menjadi licin dan mengurangi daya cengkram ban. Hindari manuver mendadak. Kendalikan kendaraan dengan halus dan berikan jarak aman yang lebih luas dengan kendaraan di depan.

Jika hujan abu dan asap semakin pekat hingga jarak pandang sangat terbatas, segera cari tempat aman untuk menepi. Kurangi kecepatan secara bertahap, nyalakan lampu utama, dan jaga jarak dengan kendaraan lain. Hindari membuka visor helm saat abu masih pekat.

Perhatian terhadap kendaraan tidak berhenti setelah tiba di tujuan. Beberapa komponen yang perlu dicek antara lain filter udara, sistem pengereman, rantai dan komponen bergerak, area mesin dan CVT, lampu depan dan belakang, serta ban dan area roda. Jika terjadi penurunan performa, segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut di bengkel resmi AHASS terdekat.

Untuk bagian bodi, hindari menggosok permukaan kendaraan saat kering. Bersihkan terlebih dahulu dengan air secara hati-hati untuk mencegah goresan akibat sifat abrasif abu vulkanik.

Dengan persiapan matang dan kewaspadaan tinggi, pengendara diharapkan tetap selamat di jalan meski dalam kondisi cuaca ekstrem. “Tetap Cari Aman saat berkendara,” pesan Daniel.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */