Connect with us

Ekonomi

Pusat Teknologi AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia Resmi Berdiri di UGM/jdl

Kolaborasi Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Wujudkan Kedaulatan AI Nasional

Published

pada

e074712a 35d8 40b2 8941 7f0b31778236
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), PT Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), NVIDIA, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) hari ini meluncurkan UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center (NVAITC) di Gedung Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Sleman.(Foto.dok.indosat)

Caption: Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), PT Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), NVIDIA, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) hari ini meluncurkan UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center (NVAITC) di Gedung Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Sleman.(Foto.dok.indosat)

YOGYAKARTA,Mediakontras.com – Indonesia resmi memiliki pusat teknologi kecerdasan buatan (AI) berbasis universitas pertama di tanah air. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), PT Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), NVIDIA, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) hari ini meluncurkan UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center (NVAITC) di Gedung Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Sleman.

Peluncuran pusat teknologi yang menjadi bagian dari inisiatif Indonesia AI Center of Excellence (AI CoE) ini menandai langkah strategis dalam membangun ekosistem AI nasional yang tidak hanya menjadikan Indonesia sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pencipta inovasi.

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, dalam sambutannya menegaskan bahwa pusat ini menjadi pijakan penting dalam mewujudkan visi jangka panjang Indonesia di bidang AI.

“Indonesia AI Center of Excellence mencerminkan visi jangka panjang untuk menempatkan Indonesia sebagai bangsa yang tak hanya mengadopsi AI, tetapi juga mampu mengembangkan dan menyumbangkan inovasi AI ke dunia,” ujar Meutya.

Ia menambahkan, “Melalui inisiatif ini, kita sedang meletakkan fondasi kedaulatan AI Indonesia sekaligus memastikan bahwa AI menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, daya saing nasional, dan solusi atas berbagai tantangan utama bangsa.”

Menkomdigi juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas AI di tengah target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen pada 2029 dan kontribusi ekonomi digital sebesar 19 persen terhadap PDB pada 2045.

UGM Indosat NVAITC ditenagai oleh platform AI full-stack milik NVIDIA dan GPU Merdeka, platform sovereign GPU-as-a-Service dari Indosat. Pusat ini akan menyediakan kapabilitas AI menyeluruh bagi peneliti dan mahasiswa, mencakup accelerated computing kelas enterprise, software AI, pretrained models, development frameworks, bimbingan teknis, pelatihan, hingga kolaborasi industri.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyatakan komitmen perusahaan untuk memastikan tidak ada satu pun masyarakat Indonesia yang tertinggal di era AI.

“Di Indosat, kami percaya bahwa tidak boleh ada satu pun masyarakat Indonesia yang tertinggal di era AI. Melalui UGM Indosat NVAITC, kami menghadirkan teknologi dan keahlian AI global terbaik ke Indonesia, sekaligus memperluas akses bagi ekosistem peneliti, mahasiswa, startup, dan inovator di seluruh pelosok negeri,” tegas Vikram.

Berbekal kemampuan riset multidisiplin UGM, himpunan data lokal, serta regenerasi talenta, pusat ini akan mengembangkan solusi AI terapan di berbagai bidang strategis yang sejalan dengan prioritas nasional.

Tiga proyek awal yang menjadi fokus riset adalah:

1. eNose-TB – teknologi screening berbasis AI untuk mendukung penanggulangan tuberkulosis di Indonesia secara non-invasif.

2. SmartAgri – pemanfaatan multimodal AI, edge computing, dan teknologi pertanian presisi untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan di iklim tropis.

3. Tech4Disaster – platform AI geospasial untuk memperkuat kemampuan prediksi, mitigasi, dan penanganan bencana.

Vice President of Solutions Architecture and Engineering NVIDIA, Marc Hamilton, menyoroti potensi besar Indonesia dalam bidang AI.

“Indonesia adalah rumah bagi komunitas peneliti, pengembang, dan inovator luar biasa yang berpotensi membentuk masa depan AI. Mulai dari sektor kesehatan dan pertanian hingga penanggulangan bencana, peluang bagi AI untuk membawa perubahan nyata sangatlah besar,” ujar Marc.

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., menyampaikan bahwa UGM telah berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan AI sejak tahun 2023 melalui pengembangan UGM AI Society sebagai wadah kolaborasi lintas disiplin.

“UGM berkomitmen penuh mendukung ambisi AI Indonesia melalui pendidikan, riset, dan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. Melalui UGM Indosat NVAITC, kami memperluas akses terhadap infrastruktur AI canggih dan keahlian global bagi para mahasiswa dan peneliti,” tutur Ova.

Dr. Dian Kesumapramudya Nurputra, M.Sc., Ph.D., Sp.A., Dosen FK-KMK sekaligus Peneliti Utama Tim Riset eNose-TB UGM, menyatakan optimismenya. “Sebagai peneliti, kami percaya bahwa teknologi yang dikembangkan di Indonesia mampu menyelesaikan berbagai tantangan yang ada di dalam negeri,” ungkapnya.

Kolaborasi ini telah melalui sejumlah tahapan penting, mulai dari inisiasi tata kelola organisasi pada Juli 2025, penandatanganan Letter of Intent pada awal 2026, hingga peresmian UGM Indosat NVAITC pada 13 Agustus 2026.

Dengan berdirinya pusat teknologi ini, Indonesia kini memiliki wadah bagi talenta nasional, keahlian global, dan inovasi lokal untuk bertemu dan menciptakan dampak nyata bagi masyarakat. (/*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */