Connect with us

Motorstyle

Kondisi Shockbreaker motor Jangan diabaikan,ini Tips Perawatannya

Perubahan kecil saat berkendara bisa jadi tanda suspensi perlu diperiksa

Yaziin Solichin

Published

pada

8b023347 3076 43df 9573 12a1cdfc363b

Manado,mediakontras.com –  Jalan berlubang dan permukaan jalan yang tidak rata sudah menjadi bagian dari perjalanan sehari-hari bagi banyak pengendara sepeda motor.

Tanpa disadari, kebiasaan melewati kondisi jalan tersebut membuat sistem suspensi, terutama shockbreaker, bekerja lebih keras.

Penurunan performa shockbreaker tidak selalu langsung terlihat secara kasat mata. Pengendara justru biasanya mulai merasakannya dari perubahan kecil saat berkendara. Motor terasa lebih keras, muncul bunyi “jedug-jedug”, atau kendaraan terasa kurang stabil ketika melewati jalan tidak rata bisa menjadi tanda bahwa kondisi suspensi perlu diperiksa.

Ridwan Marpela, Technical Service Dept Head PT DAW, mengatakan bahwa perubahan karakter berkendara sebaiknya tidak dianggap sebagai sesuatu yang normal begitu saja.

“Pengendara biasanya lebih cepat merasakan perubahan pada motor dibandingkan melihat kerusakannya secara langsung. Karena itu, ketika muncul perubahan seperti suspensi terasa lebih keras, terdengar bunyi tidak normal, atau motor terasa limbung, sebaiknya jangan diabaikan dan segera dilakukan pemeriksaan,” ujar Ridwan.

Selain melakukan pemeriksaan secara berkala, penggunaan komponen yang sesuai dengan spesifikasi sepeda motor juga penting ketika shockbreaker sudah perlu diganti. Honda Genuine Parts dirancang sesuai dengan spesifikasi dan karakteristik sepeda motor Honda, sehingga dapat membantu menjaga performa serta kenyamanan kendaraan.

Perawatan juga tidak hanya sebatas mengganti shockbreaker. Genuine Oil Shock dapat digunakan untuk membantu menjaga performa sistem peredaman tetap optimal. Dalam materi edukasi Honda, penggantian oli shock dianjurkan setiap 20.000 km atau 2 tahun pemakaian.

Karena itu, pengendara disarankan untuk tidak menunggu sampai gangguan pada suspensi semakin terasa. Pemeriksaan secara berkala dapat membantu mengetahui kondisi komponen kaki-kaki motor dan memastikan kendaraan tetap nyaman digunakan.

Bagi konsumen yang mulai merasakan gejala seperti motor terasa lebih keras, limbung, atau muncul bunyi “jedug-jedug” saat melewati jalan tidak rata, segera kunjungi AHASS terdekat untuk melakukan pemeriksaan. Dengan pemeriksaan dan perawatan oleh teknisi yang tepat serta penggunaan suku cadang yang sesuai, kenyamanan dan performa sepeda motor dapat tetap terjaga.

—

TANDA SHOCKBREAKER PERLU DIPERIKSA

· Motor terasa lebih keras

· Muncul bunyi “jedug-jedug”

· Kendaraan terasa limbung atau kurang stabil

· Perubahan karakter saat melewati jalan tidak rata

TIPS PERAWATAN HONDA

· Periksa suspensi secara berkala di AHASS

· Gunakan Honda Genuine Parts saat penggantian

· Gunakan Genuine Oil Shock

· Ganti oli shock setiap 20.000 km atau 2 tahun pemakaian

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */