Breaking News
Gempa Magnitudo 7,7 di NTT, Dua Orang Tewas Tertimpa Reruntuhan Bangunan

MAUMERE,mediakontras.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan dua orang meninggal dunia akibat terjadinya gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), di kedalaman 30 Km di Timur Laut Mbay-Nagekeo, Sabtu (15/8).
Dalam keterangan tertulis Kantor Basarnas Maumere disebutkan korban tewas dan luka karena tertimpa bangunan yang runtuh.
“Kami menerima informasi bahwa saat terjadi gempa, bangunan yang berada di Pelabuhan Lauren Say Maumere-Sikka rubuh dan menimpa 1 orang korban atas Meliana Nenong Perempuan Berusia 54 Tahun dengan kondisi Meninggal Dunia,” kata Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman dalam keterangan tertulisnya.

Pendataan masih terus dilakukan. Fathur mengatakan Tim SAR juga sudah menuju lokasi lain yang terdampak untuk melakukan evakuasi.
BNPB mencatat dua orang tewas imbas gempa. Belum diketahui korban di Maumere ini bagian yang dilaporkan ke BNPB atau bukan.
Gempa M7 mengguncang NTT dan dirasakan di bebarapa daerah di sekitarnya. Gempa juga memicu tsunami di beberapa tempat dengan ketinggian 0,3 meter hingga hampir 1 meter.
Pernyataan yang sama juga disampaikan Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatinkomben) BNPB, Berton S.P. Panjaitan mengatakan data korban dan dampak gempa masih terus diperbarui.
“Kami tetap terus memperbaharui data-data yang masuk kepada kami, namun bisa kami sampaikan ada informasi yang terbaru, yang baru kami dapatkan adalah bahwa ada dua yang meninggal,” kata Berton dalam konferensi pers peringatan dini tsunami dampak gempa bumi M 7,7 di NTT, Sabtu (15/8).
Ia mengatakan BNPB masih memantau kondisi di lapangan untuk memastikan jumlah korban dan kerusakan bangunan akibat gempa.
“Ini pun masih terus kami pantau, sehingga nanti kami mengeluarkan secara resmi berapa yang meninggal dan berapa kerusakan-kerusakan bangunan akibat itu,” ujarnya.
Berdasarkan laporan pendahuluan Kodim Sikka, gempa berdampak di wilayah Pelabuhan El Say, Kabupaten Sikka. Dua orang dilaporkan meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka.
Namun berita ini dirilis sampai saat ini peringatan dini tsunami dinyatakan sudah berakhir.(*)
















