Bolmut
Polres BOLTARA Gelar Strong Point

BOLTARA,mediakontras.com – Mengawali aktivitas masyarakat pada pagi, Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (BOLTARA) bersama jajaran Polsek melaksanakan kegiatan Strong Point, Rabu (21/10/2026), sejak pukul 06.00 hingga 07.45 WITA.
Terpantau, Kegiatan ini digelar disejumlah titik strategis bertujuan menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Titik lokasi strong point meliputi ruas jalan depan Mako Polres Bolmong Utara, pertigaan Tugu Batu Pinagut, pertigaan Bank SulutGo, perempatan Indomaret depan Taman Keydupa Boroko, serta pertigaan di depan Kejaksaan Boroko.
Selain itu, personel Polsek Pinogaluman melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar Tugu Tikungan Indomaret Buko. Anggota Polsek Bolangitang turut melakukan penjagaan di depan SMAN 1 Bolangitang untuk membantu kelancaran aktivitas warga, khususnya para pelajar yang hendak menuju sekolah.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengaturan kendaraan, membantu anak sekolah dan pejalan kaki menyeberang jalan, serta memberikan teguran secara humanis kepada pengendara yang tidak menggunakan helm maupun melawan arus. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah kecelakaan lalu lintas dan mengantisipasi kemacetan pada jam sibuk.
Kapolres Bolmong Utara, AKBP Andhika Fitransyah, S.I.K., M.Han., menegaskan bahwa Strong Point pagi merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus wujud komitmen dalam memberikan pelayanan yang responsif.
“Strong Point bukan sekadar menempatkan personel di persimpangan jalan, tetapi merupakan upaya nyata untuk memastikan masyarakat dapat memulai aktivitas dengan aman dan nyaman. Kami ingin kehadiran anggota Polri benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama oleh para pelajar, pengguna jalan, dan masyarakat yang beraktivitas pada pagi hari,” tegas Kapolres.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar mengedepankan sikap humanis dalam menjalankan tugas, tanpa mengabaikan ketegasan terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan helm, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta tidak melawan arus. Kepatuhan terhadap aturan bukan hanya untuk menghindari sanksi, melainkan juga untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” tambahnya.














