Connect with us

Ekonomi

Dari Diskusi Psikologi Uang, LPS Ajak Jurnalis Sulut Lebih Bijak Mengambil Keputusan Finansial

Yaziin Solichin

Published

pada

IMG 20261023 WA0004

MANADO,mediakontras.com – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggelar LPS Media Meet Up bersama insan pers Sulawesi Utara di Frangipany Room, Hotel Sintesa Peninsula Manado, Kamis (22/10/2026).

Mengusung tema “Diskusi, Komunikasi dan Kolaborasi Media dalam Pengembangan Literasi Keuangan”, kegiatan ini mendorong kesadaran finansial masyarakat di tengah kemudahan transaksi digital.

Kegiatan tersebut menghadirkan psikolog klinis sekaligus hipnoterapis Hanna Monareh, M.Psi., sebagai narasumber untuk membahas psikologi uang di era digital.

Hadir pula Deputi Kepala Kantor Perwakilan LPS Wilayah III Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) Prayitno Amigoro.

Dalam paparannya, Hanna mengajak para jurnalis memahami hubungan antara kondisi emosional, kebiasaan berbelanja, dan kemampuan mengambil keputusan keuangan secara bijak.

Menurutnya, perubahan dari penggunaan uang fisik ke transaksi digital membuat pengeluaran terasa kurang nyata.

Ketika pembayaran cukup dilakukan melalui telepon genggam, seseorang terkadang tidak merasakan secara langsung berkurangnya uang yang dimiliki.

“Kondisi tersebut dapat mendorong perilaku konsumtif apabila tidak diimbangi dengan kesadaran dan pengendalian diri. Menuntut kesadaran emosional terhadap kebiasaan belanja sebagai pelarian stres,” ucap Hanna.

Hanna menekankan pentingnya mengenali dorongan emosional sebelum melakukan transaksi. Ia juga mengingatkan para jurnalis untuk menerapkan jeda sadar sebelum membeli sesuatu, sehingga dapat menilai apakah barang yang ingin dibeli benar-benar dibutuhkan atau hanya didorong keinginan sesaat.

Selain belanja impulsif, Hanna menyoroti fenomena Fear of Missing Out (FOMO), terutama dalam dunia investasi digital.

FOMO dapat mendorong seseorang mengambil keputusan finansial secara terburu-buru tanpa mempertimbangkan risiko, tujuan investasi, dan kemampuan keuangannya.

Pada akhir pemaparan, Hanna turut mengajarkan teknik meditasi sederhana untuk membantu peserta menenangkan diri dan meningkatkan kesadaran sebelum mengambil keputusan.

Sementara itu, Prayitno Amigoro menyampaikan bahwa kegiatan Media Meet Up menjadi ruang untuk mempererat hubungan sekaligus membangun komunikasi dan kolaborasi antara LPS dan insan pers di Sulawesi Utara.

Ia berharap pertemuan tersebut dapat menambah wawasan jurnalis mengenai LPS, sekaligus memperluas pemahaman terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat, termasuk perilaku keuangan di luar aspek teknis sektor keuangan.

Menurutnya, sinergi dengan media memiliki arti penting dalam mendukung penyebarluasan informasi dan pengembangan literasi keuangan kepada masyarakat.

Pada akhir kegiatan, Prayitno menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para jurnalis atas hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan LPS.

Ia berharap komunikasi dan kolaborasi tersebut dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan pada masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, LPS tidak hanya mempererat kemitraan dengan media, tetapi juga membuka ruang diskusi mengenai pentingnya kesadaran finansial di tengah perkembangan teknologi digital.

Pemahaman terhadap perilaku diri sendiri menjadi salah satu bekal bagi jurnalis untuk mengambil keputusan keuangan secara lebih bijak sekaligus menyampaikan informasi literasi keuangan kepada masyarakat.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */