Connect with us

Artikel

Pria Dievakuasi dari Tower Pemancar di Girian Bawah

Steven Michael Tumuyu

Published

pada

IMG 20261015 WA0045

BITUNG,Mediakintras.com-Seorang pria dievakuasi dari tower pemancar sinyal di Kelurahan Girian Bawah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Kamis (15/10/2026).

Polisi bersama warga melakukan upaya penyelamatan setelah menerima laporan mengenai pria tersebut yang berada di atas menara.

Berdasarkan rilis Humas Polres Bitung, peristiwa itu diketahui sekitar pukul 11.50 WITA, ketika warga melihat pria tersebut memasuki halaman tower dan menaiki tangga menara.

Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada kepolisian.

Personel Pamapta Polres Bitung bersama petugas piket Intelkam dan Inafis tiba di lokasi sekitar pukul 12.10 WITA.

Kapolsek Matuari bersama personel piket menyusul sekitar pukul 12.30 WITA untuk membantu proses penyelamatan.

Petugas melakukan pendekatan persuasif dan berkomunikasi dengan pria tersebut agar bersedia turun dengan selamat. Upaya itu membuahkan hasil.

Pria tersebut berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.00 WITA.

Dalam rilis tersebut, peristiwa ini disebut diduga berkaitan dengan persoalan rumah tangga yang sedang dihadapi pria itu.

Namun, informasi mengenai penyebab kejadian belum dipastikan secara independen.

Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kapolsek Matuari AKP Feriantina Dwi Arahmayani, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa penanganan kejadian yang menyangkut keselamatan jiwa harus mengutamakan pendekatan humanis dan persuasif.

“Dalam setiap penanganan kejadian yang menyangkut keselamatan jiwa, kami mengutamakan pendekatan yang humanis, persuasif, dan mengedepankan keselamatan.

Kami memahami bahwa setiap orang dapat menghadapi persoalan hidup yang berat. Karena itu, diperlukan kepedulian, kesabaran, serta dukungan dari keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitar agar persoalan yang dihadapi dapat dicari jalan keluarnya dengan baik,” demikian pesan Kapolres Bitung melalui Kapolsek Matuari.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan stigma, menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, atau menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan ejekan. Masyarakat diminta menghormati privasi yang bersangkutan dan memberikan dukungan tanpa menghakimi.

“Apabila mengetahui seseorang sedang mengalami tekanan emosional atau menunjukkan tanda-tanda ingin menyakiti diri sendiri, jangan dibiarkan menghadapi keadaan tersebut sendirian. Dekati dengan tenang jika situasinya aman, dengarkan tanpa menghakimi, dan segera hubungi petugas atau layanan darurat untuk mendapatkan bantuan. Kepedulian sederhana dapat menjadi langkah penting dalam menyelamatkan kehidupan seseorang,” lanjut pesan tersebut.

Polsek Matuari, menurut rilis tersebut, akan melanjutkan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, keluarga, dan pemerintah setempat untuk mendorong pendampingan yang diperlukan, dengan tetap menghormati privasi dan kondisi psikologis pria tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap orang yang sedang menghadapi persoalan berat. Masyarakat diharapkan tidak ragu mencari bantuan dari orang yang dipercaya, tenaga profesional, atau pihak berwenang ketika membutuhkan pertolongan.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */