Sangihe
Kejurprov U19, 26 Tim Siap Berlaga di Piala Bergilir Gubernur Sulut

SANGIHE, mediakontras.com — Sebanyak 26 tim bola voli dari berbagai daerah di Sulawesi Utara mulai bersaing memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Sulawesi Utara pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Antarklub U-19 Tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Kejuaraan tersebut resmi dibuka Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari di GOR Membara, Kelurahan Manente Kacamatan Tahunan, Kamis (20/8/2026).
Kejurprov yang berlangsung selama sembilan hari, mulai 20 hingga 29 Agustus 2026, diikuti 14 tim putra dan 12 tim putri. Ajang ini menjadi wadah bagi atlet-atlet muda untuk berkompetisi sekaligus meningkatkan pengalaman dan jam terbang.
Hadir dalam pembukaan tersebut Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, Wakil Bupati yang juga Ketua KONI Sangihe Tendris Bulahari, jajaran Forkopimda Sangihe, Pengurus KONI dan PBVSI Sulawesi Utara, panitia serta para peserta.
Ketua Panitia Ferdinand Mangumbahang mengatakan, pihaknya bersyukur Kejurprov Bola Voli U-19 se-Sulawesi Utara dapat dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Menurutnya, Sangihe dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki fasilitas olahraga yang representatif, khususnya GOR Membara Tahuna. Selain itu, pelaksanaan kejuaraan di Sangihe diharapkan memberikan kesempatan kepada tim-tim dari luar daerah untuk datang dan bertanding di daerah kepulauan.
“Selama ini tim-tim dari Sangihe harus ke Manado, Minahasa maupun Bitung. Sekali-sekali tim dari luar datang ke sini,” ujar Mangumbahang.
Ia menjelaskan, panitia berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh peserta selama berada di Sangihe. Fasilitas yang disiapkan antara lain pengurangan tiket, penyediaan mess bagi seluruh tim, serta transportasi menggunakan bus untuk menjemput dan mengantar tim menuju lokasi pertandingan.
“Kita melaksanakan seprofesional mungkin sehingga ada kesan baik untuk Kabupaten Sangihe. Terlebih masyarakat Sangihe bisa melayani tim tamu dengan baik,” katanya.
Mangumbahang menambahkan, persiapan Kejurprov telah dilakukan sejak pihaknya menerima surat keputusan sebagai pelaksana. Seluruh panitia langsung melakukan berbagai persiapan dan koordinasi, meski sebagian di antaranya harus dilakukan dari luar daerah.
“Sejak kami mendapatkan SK, kami langsung action. Teman-teman yang ada di sini juga sangat luar biasa. Walaupun kadang kala kami harus di Manado atau di Jakarta, komunikasi tetap terjalin dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan hingga penutupan dapat berjalan lancar. Untuk total hadiah yang diperebutkan, panitia menyiapkan Rp65 juta, masing-masing Rp32,5 juta untuk kategori putra dan Rp32,5 juta untuk kategori putri.
Lebih lanjut, Mangumbahang mengatakan Kejurprov U-19 juga menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet muda. Dua tim terbaik nantinya akan menjadi wakil Sulawesi Utara pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada November mendatang.
Karena itu, ia mendorong PBVSI Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk lebih aktif menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) berdasarkan kelompok umur sebagai bagian dari pembinaan atlet secara berjenjang.
“Ini tugas PBVSI Sangihe untuk membuat Kejurda berdasarkan kelompok-kelompok umur, baru kemudian kita ke Kejurnas,” katanya.
Mangumbahang juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pembinaan atlet bola voli usia sekolah. Ia berencana menggelar pertandingan bola voli tingkat SMA setiap tahun pada Juni hingga Juli dengan biaya pribadi, sebagai upaya merangsang para atlet muda agar semakin giat berlatih dan meningkatkan kemampuan.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari mengatakan, pemerintah daerah menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada Sangihe sebagai tuan rumah Kejurprov Bola Voli U-19 se-Sulawesi Utara.
“Ini tentunya menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe bisa menjadi tuan rumah acara ini. Terima kasih kepada panitia pelaksana yang sudah mempercayakan Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi tuan rumah event bergengsi seperti ini,” kata Thungari.
Menurutnya, keberadaan GOR Membara dengan fasilitas yang memadai memang diharapkan dapat mendukung Sangihe menjadi tuan rumah berbagai kegiatan olahraga bergengsi.
“Inilah tujuan GOR seperti ini dibangun dengan fasilitas yang layak. Kita bisa membuat event-event bergengsi seperti ini, sehingga atlet-atlet di daerah bisa melihat, menambah pengalaman dan jam terbang mereka dengan atlet-atlet lain se-Provinsi Sulawesi Utara,” ujarnya.
Thungari berharap pelaksanaan Kejurprov tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga bola voli di Sulawesi Utara, khususnya dalam melahirkan atlet-atlet muda berprestasi.
Ia juga menyampaikan dukungan Gubernur Sulawesi Utara terhadap pelaksanaan kejuaraan tersebut sekaligus menitipkan salam hormat kepada seluruh peserta, atlet dan pihak-pihak yang terlibat.
Terkait keikutsertaan tim tuan rumah, Thungari menyebut Kabupaten Kepulauan Sangihe menurunkan delapan tim dalam kejuaraan tersebut.
“Kita di Kabupaten Kepulauan Sangihe ada delapan tim. Tentunya mempunyai peluang yang cukup lumayan, tetapi sebagai tuan rumah yang baik kita tetap fair play dan sportif untuk memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Sulawesi Utara,” pungkasnya. (*)
















