Connect with us

Sangihe

Resmikan Kios Pangan Awu, Bupati Sangihe Titip 2 Pesan Penting ke Bulog

Anatasya Bella

Published

pada

1000003468
Bupati Michael Thungari saat meresmikan kios Pangan Awu

Sangihe, Mediakontras.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Perum BULOG Cabang Tahuna meresmikan Kios Pangan Awu di Pasar Towo’e, Kelurahan Sawang Bendar, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (27/07/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, disaksikan jajaran Perum BULOG, Tim Pengendalian Inflasi Daerah/TPID, TNI-Polri, dan pelaku usaha setempat.

Kepala Perum BULOG Cabang Tahuna, Asrul Tallamma dalam laporannya menyampaikan, terwujudnya Kios Pangan Awu tidak terlepas dari dukungan Pemkab Sangihe melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Ketahanan Pangan.

“Kegiatan ini merupakan wujud sinergi nyata Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah bersama Perum Bulog Cabang Tahuna dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Dasar pelaksanaan program ini merujuk pada Perpres Nomor 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah dan Permendag Nomor 7 Tahun 2020 tentang Penugasan kepada Perum BULOG dalam stabilisasi harga pangan pokok.

Sebagai bentuk kesiapan, BULOG memastikan stok pangan di Gudang Tahuna dalam kondisi aman. Hingga saat ini tersedia Beras 103 ton di gudang, ditambah 600 ton dari Sultra dan 150 ton dari Pacinda/Bitung yang dalam perjalanan. Selain itu ada Minyak Goreng 27.000 liter dan Gula 22 ton.

Nama “Kios Pangan Awu” itu sendiri lanjut Kabulog dipilih karena memiliki nilai filosofi lokal yang kuat.

“Sebagaimana Gunung Awu berdiri kokoh di Kepulauan Sangihe, Kios Pangan Awu diharapkan menjadi pilar yang kokoh dalam menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga pangan bagi masyarakat Sangihe,” jelas Tallamma.

Sementara itu Bupati Michael Thungari dalam kesempatannya menitipkan 2 pesan penting kepada pengelola kios.

“Pertama, jangan sampai hadirnya kios ini mengganggu persaingan perdagangan yang ada di Pasar Towo’e. Artinya, harga harus tetap dijamin sehingga para pedagang tidak merasa kios ini menjadi pesaing utama mereka. Kedua, pasokan. Jangan sampai kios ada, tapi barang tidak ada,” tegasnya.

Bupati juga menekankan tantangan daerah kepulauan dalam distribusi pangan. Cuaca laut, bencana longsor, dan banjir sering mengganggu pasokan antar pulau.

“Oleh karena itu menjaga ketersediaan stok pangan saat ini bukan hanya berkaitan dengan pengendalian inflasi, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya kemanusiaan kita semua,” tambahnya.

Bupati mengapresiasi Perum BULOG, TPID, TNI-Polri, dan seluruh pihak yang bergotong royong memastikan distribusi pangan berjalan di tengah kondisi tidak mudah. Ia juga meminta TPID terus melakukan pemantauan rutin, identifikasi potensi gangguan sejak dini, dan menyiapkan langkah antisipatif.

Kios Pangan Awu diharapkan menjadi contoh kolaborasi baik antara Pemda dan BULOG serta menjadi pusat pelayanan pangan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sangihe.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */