Volleyball
Kejurprov U19 di 3T, Sekum PBVSI Sulut Tinjau Kesiapan Stadion Membara

TAHUNA, mediakontras.com – Rangkaian persiapan menuju gelaran Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli U19 di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) memasuki babak final. Sekretaris Umum (Sekum) PBVSI Pengprov Sulawesi Utara, Joko Susanto, didampingi Ketua Litbang Rezky Ansouw, melakukan inspeksi mendadak di Stadion Membara, Tahuna, Kepulauan Sangihe, Rabu (23/7).
Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua Pelaksana Kejurprov, Ferdinand Mangumbahang, beserta jajaran pengurus panitia. Rombongan melakukan pemantauan menyeluruh terhadap kesiapan venue utama serta berbagai sarana pendukung yang akan menjadi pusat pertandingan ajang antar klub kabupaten/kota se-Sulawesi Utara tersebut.

Sekum Joko Susanto mengungkapkan apresiasinya atas kesiapan panitia lokal. Menurutnya, kondisi lapangan Stadion Membara dinilai telah rampung dan layak menggelar pertandingan bertaraf nasional.
“Ini adalah momen bersejarah karena baru pertama kalinya Kejurprov U19 diselenggarakan di wilayah 3T. Kami tentu merasa bangga melihat PBVSI Kepulauan Sangihe telah melakukan persiapan yang sangat matang. Ini adalah agenda besar PBVSI Sulut, dan kepercayaan ini harus dijalankan dengan baik,” ujar Joko Susanto usai peninjauan.
Senada dengan Sekum, Ketua Pelaksana Ferdinand Mangumbahang memastikan bahwa seluruh elemen telah disiapkan untuk menyukseskan even ini. Pria yang juga dikenal getol membina olahraga voli di wilayah 3T tersebut menegaskan bahwa pihaknya telah bekerja keras memenuhi standar yang ditetapkan.
“Seluruh fasilitas, terutama lapangan di Stadion Membara, sudah kami siapkan dengan standar nasional. Persiapan dan sarana pendukung lainnya juga telah kami rampungkan bersama seluruh panitia di Tahuna. Kami siap menjamu para tim voli dari seluruh penjuru Sulut. Selamat datang di Kejurprov U19 di 3T,” pungkas Ferdinand yang merupakan pemilik klub voli Garudayaksa VBC.
Dengan rampungnya pengecekan akhir ini, panitia optimis Kejurprov U19 di Kepulauan Sangihe akan berlangsung sukses dan menjadi tonggak sejarah bagi perkembangan olahraga bola voli di kawasan perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).













