Manado
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Bandara Sam Ratulangi Manado Perkuat Kompetensi Personel Landside dan Terminal Services

Manado.mediakontras.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan dan pengguna jasa, PT Angkasa Pura Indonesia melalui Bandara Sam Ratulangi Manado menggandeng PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS) menggelar sosialisasi dan edukasi Customer Experience, Hospitality, dan Basic English. Kegiatan ini menyasar personel garda terdepan yang bertugas di area pelayanan bandara.
Sosialisasi tersebut menyasar berbagai personel yang berinteraksi langsung dengan penumpang, mulai dari Terminal Services Officer, Customer Services Officer, petugas kebersihan (Facilities Care), petugas pelayanan trolley, hingga petugas parkir di lingkungan Bandara Sam Ratulangi Manado.
Langkah ini merupakan bagian dari penguatan kompetensi dan pemahaman personel Airport Operation Landside and Terminal Services terhadap standar pelayanan. Diharapkan, seluruh personel memiliki pemahaman yang selaras dalam memberikan pelayanan profesional, konsisten, ramah, serta berorientasi pada kepuasan pelanggan.

Sejumlah aspek menjadi fokus dalam kegiatan ini, antara lain keramahan, sikap dalam melayani, komunikasi, penampilan dan kerapian personel, serta kebersihan area kerja. Hal-hal tersebut dinilai penting untuk menciptakan pengalaman positif bagi pengguna jasa sejak berada di area bandara.
General Manager InJourney Airports Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko yang akrab disapa Oki, menegaskan bahwa kualitas pelayanan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang berinteraksi langsung dengan pelanggan.
“Pelayanan merupakan wajah dari sebuah bandara. Setiap personel yang berinteraksi dengan pengguna jasa memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman perjalanan yang positif. Karena itu, pemahaman mengenai standar pelayanan dan hospitality harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh personel, bukan hanya bagi mereka yang berada di posisi frontliner,” ujar Oki.
Menurutnya, keberadaan Terminal Services Officer, Customer Services Officer, petugas kebersihan, petugas trolley, hingga petugas parkir memiliki kontribusi yang sama pentingnya dalam membentuk persepsi pengguna jasa terhadap kualitas pelayanan bandara.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap titik interaksi dengan pengguna jasa memberikan kesan yang baik. Mulai dari cara menyambut, berkomunikasi, membantu, menjaga penampilan, hingga memastikan area kerja tetap bersih dan rapi. Hal-hal sederhana tersebut apabila dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar terhadap kualitas pelayanan secara keseluruhan,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS) sebagai salah satu penyedia tenaga kerja di lingkungan Bandara Sam Ratulangi Manado. Sinergi antara pengelola bandara dan penyedia tenaga kerja menjadi kunci untuk memastikan seluruh personel memiliki standar pelayanan yang selaras.
Ke depan, penguatan kompetensi pelayanan tidak hanya dilakukan secara internal, tetapi juga diarahkan kepada pihak eksternal yang berperan penting dalam menciptakan pengalaman pengguna jasa, termasuk personel frontliner maskapai penerbangan.
“Ke depan, kami ingin membangun standar pelayanan yang semakin terintegrasi. Tidak hanya internal, tetapi juga bersama para stakeholder dan mitra kerja, termasuk frontliner maskapai penerbangan. Karena pengalaman pengguna jasa dimulai sejak mereka memasuki lingkungan bandara hingga proses keberangkatan dan kedatangan,” jelas Oki.
Dengan penguatan kompetensi yang berkelanjutan serta kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan, Bandara Sam Ratulangi Manado berkomitmen menghadirkan pelayanan yang profesional, konsisten, ramah, bersih, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. Upaya ini sekaligus memperkuat citra bandara sebagai gerbang utama Sulawesi Utara. (*)
















