Connect with us

Bitung

326 Tamtama Remaja Dilantik, Pangdam Tegaskan Penerimaan TNI AD Gratis

Steven Michael Tumuyu

Published

pada

Screenshot 2026 09 09 12 59 48 23 99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817

BITUNG, Mediakontras.com – Sebanyak 326 Tamtama Remaja Baru Gelombang II TA 2026 resmi menjadi prajurit TNI AD setelah menyelesaikan pendidikan di Secata Rindam XIII/Merdeka.

Upacara penutupan pendidikan, pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, didampingi Dansecata Rindam XIII/Merdeka Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin, Rabu (9/9/2026).

Dalam upacara tersebut, 326 prajurit resmi menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada).

Mereka telah menjalani pendidikan selama kurang lebih delapan minggu dengan berbagai materi dasar keprajuritan.

Pangdam XIII/Merdeka mengatakan, para prajurit tersebut telah melewati proses seleksi dan pendidikan sebelum dinyatakan memenuhi syarat untuk dilantik.

Selama pendidikan, mereka mendapat sekitar 20 materi dasar sebagai bekal awal dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI AD.

“Selama kurang lebih delapan minggu, mereka mengikuti pendidikan di Rindam XIII/Merdeka, khususnya di Secata. Ada sekitar 20 materi yang diberikan sebagai dasar sebelum mereka dilantik menjadi prajurit,” kata Mirza Agus.

Pelantikan ini merupakan gelombang kedua dari tiga gelombang penerimaan Tamtama yang direncanakan sepanjang 2026.

Saat ini, Kodam XIII/Merdeka masih melakukan proses seleksi dan pengambilan data untuk calon prajurit gelombang ketiga.

Pangdam juga mengungkapkan rencana peningkatan kuota penerimaan prajurit di Sulawesi Utara dan Gorontalo pada 2027.

Jumlahnya diproyeksikan mencapai 6.000 prajurit atau lebih.

Peningkatan kuota tersebut berkaitan dengan percepatan pembentukan satuan baru, termasuk Batalyon Teritorial Pembangunan.

Tahun ini, empat satuan telah terbentuk. Jumlah tersebut ditargetkan bertambah menjadi 8, 10 hingga 18 satuan baru pada tahun depan.

Untuk memenuhi kebutuhan personel, pemerintah pusat juga memberikan penyesuaian terhadap sejumlah standar penilaian dalam proses seleksi, termasuk aspek psikologi, fisik dan akademis.

Kebijakan tersebut diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi putra-putri daerah yang memenuhi persyaratan untuk bergabung dengan TNI AD.

Secara nasional, pelantikan Tamtama dilakukan serentak dengan total 19.114 prajurit yang dilantik di masing-masing Kodam.

Di sisi lain, Pangdam menegaskan proses penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya.

Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.

“Jangan percaya kalau masuk tentara itu harus membayar. Semuanya gratis. Kalau ada anggota saya, staf saya, atau siapa pun yang bermain dengan uang, akan saya proses sesuai hukum,” tegasnya.

Pangdam menyebut, sepanjang 2026 sudah ada dua oknum anggota Kodam XIII/Merdeka yang diproses hukum terkait persoalan uang dalam proses penerimaan prajurit.

Ia menegaskan langkah tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjaga proses rekrutmen tetap bersih dan menghasilkan prajurit yang tangguh serta berintegritas.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */