Connect with us

Tomohon

Tingkatkan Kompetensi Perlindungan Anak, DP3A Kota Tomohon Gelar Pelatihan

Reky Simboh

Published

pada

517afda1 c9b5 4d7c b1c0 483e33b5feb2

TOMOHON,mediakontras.com –  Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E., M.E., membuka Pelatihan Pencatatan dan Pelaporan Kasus Kekerasan Terhadap Anak dan Anak Berhadapan dengan Hukum serta Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Anak yang dilaksanakan di Hotel Ibis Manado, Kamis (23/7/2026).

Edwin Roring yang mewakili Wali Kota menyampaikan penanganan kasus anak tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui sistem yang saling terhubung. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh pihak yang memiliki peran strategis agar setiap anak yang membutuhkan perlindungan memperoleh pelayanan yang tepat.

“Lurah dan guru Bimbingan Konseling (BK) merupakan garda terdepan dalam melakukan deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang dialami anak di lingkungan masyarakat maupun sekolah. Sementara itu, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) bersama pekerja sosial dari Dinas Sosial berperan sebagai pengawal utama dalam manajemen kasus, mulai dari penjangkauan, asesmen, koordinasi layanan, hingga pendampingan psikososial bagi anak dan keluarganya,” kata Edwin Roring.

Selain itu, RSUD Anugerah Tomohon dan RSU Bethesda memiliki peran penting dalam pemulihan fisik maupun psikis melalui pelayanan kesehatan, pemeriksaan medis, serta penerbitan visum secara profesional. Kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan juga menjadi pilar penegakan hukum yang memastikan terpenuhinya hak-hak anak yang berhadapan dengan hukum berdasarkan prinsip Restorative Justice yang mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kota Tomohon berharap alur pencatatan, pelaporan, hingga manajemen penanganan kasus dapat berjalan secara terpadu, mulai dari lingkungan sekolah dan kelurahan, berlanjut ke fasilitas kesehatan, hingga proses penegakan hukum. Seluruh proses tersebut diharapkan berlangsung secara cepat, akurat, terkoordinasi, serta tetap menjunjung tinggi prinsip kerahasiaan.

Dalam sambutan Wali Kota juga ditegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Tomohon dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan perlindungan anak melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas layanan, serta sinergi lintas sektor.

Pemerintah Kota Tomohon berharap seluruh peserta dapat meningkatkan kompetensi dalam melakukan identifikasi kasus, asesmen, pencatatan, pelaporan, koordinasi lintas sektor, hingga penanganan kasus secara profesional sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat.

Di akhir sambutan, Wali Kota Tomohon menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para narasumber serta seluruh pihak yang telah memprakarsai terselenggaranya kegiatan tersebut. Diharapkan, upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia sekaligus pembangunan sistem perlindungan anak di Kota Tomohon akan semakin berkualitas, terintegrasi, dan responsif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi anak.

Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Provinsi Sulawesi Utara Dr. Ir. Tieneke Adam, M.Si., Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Tomohon sekaligus Plt. Kepala DP3AD Kota Tomohon Masna J.M. Pioh, S.Sos., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Tomohon Drs. O.D.S. Mandagi, M.A.P., Kepala UPTD PPA Provinsi Sulawesi Utara Marsel Silom, S.E., perwakilan Kejaksaan Negeri Tomohon, perwakilan Polres Tomohon, seluruh peserta kegiatan, serta insan pers.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */