Tomohon
TIFF 2026: Tomohon Berbunga, Dunia Terpukau
Negara-Negara Sahabat Ikut Hadir, Tournament of Flower Sedot Ribuan Wisatawan

TOMOHON,mediakontras.com – Kota Tomohon kini kembali menjadi pusat perhatian dunia. Event pariwisata yang bertajuk Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 dengan agenda utama Tournament of Flower atau parade kendaraan hias yang menyuguhkan 36 kendaraan hias yang berbalut ribuan bunga ciri khas Kota Tomohon dan pawai carnival berlangsung spektakuler., Sabtu (8/8/2026).

Kalender pariwisata yang digagas Pemkot setiap tahun mempu menyedot ribuan wisatawan manca negara maupun Nusantara.
Dengan mengusung tema “Collaboration of Spirit”, festival tahun ini tidak hanya sekadar menyuguhkan kemegahan parade bunga dan keragaman budaya, tetapi juga menjadi panggung kolaborasi strategis yang memperkuat kemitraan, membuka peluang ekonomi, serta mempererat hubungan antarnegara.
Ketua Umum Panitia TIFF 2026 Levita Supit Ginting melaporkan dalam event pariwisata ini ada -13 negara sahabat yang ikut meramaikan ToF 2026 . Antara lain Kazakhstan, Bosnia, Kepulauan Salomon, Polandia, Kuba, Korea Selatan, Filipina, dan Etiopia dan lainnya.
“Pada ToF ada sebanyak 13 perwakilan negara sahabat yang ikut berpartisipasi,” kata Levita pada pelaksanaan ToF di Tomohon.

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi terhadap TIFF. Menurutnya, keberhasilan festival ini merupakan hasil kerja bersama yang semakin memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai destinasi pariwisata unggulan Indonesia dengan daya saing global.
“Keberhasilan TIFF merupakan hasil kerja bersama untuk semakin memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai destinasi pariwisata unggulan Indonesia yang memiliki daya saing di tingkat global,” ujar Gubernur pilihan rakyat ini.
Lebih dari sekadar pesta visual, TIFF 2026 dinilai memberikan dampak ekonomi langsung yang signifikan. Semangat kolaborasi terlihat nyata dari keterlibatan 37 petani bunga lokal yang secara swadaya menyiapkan sekitar 353.000 pohon bunga krisan untuk mendukung pelaksanaan festival.

Selain itu, parade TIFF 2026 melibatkan 35 kendaraan hias (17 berukuran besar dan 18 berukuran kecil) yang diperkirakan menyerap lebih dari 210.000 tangkai bunga segar. Besarnya kebutuhan ini menciptakan rantai ekonomi panjang yang manfaatnya dirasakan oleh perajin, dekorator, pelaku kuliner, sektor perhotelan, transportasi, hingga usaha pendukung lainnya.
“Festival ini juga menjadi motor kebangkitan ekonomi kreatif masyarakat, yang dampaknya dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegas Gubernur Yulius.

Ia menambahkan, perpaduan seni, florikultura, dan pariwisata melalui TIFF adalah kekuatan yang dapat terus dikembangkan untuk mendorong ekonomi kreatif, membuka peluang investasi baru, serta memperkuat potensi agrowisata unggulan daerah.
Dukungan terhadap pengembangan TIFF juga datang dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, Irene Umar. Kehadirannya di Tomohon merupakan tindak lanjut komitmen Kementerian Ekonomi Kreatif setelah audiensi dengan Pemkot Tomohon pada Juli 2026 lalu.

Irene Umar berharap TIFF tidak berhenti sebagai agenda pariwisata tahunan semata, tetapi berkembang menjadi Intellectual Property (IP) daerah berbasis florikultura yang memiliki nilai ekonomi berkelanjutan. Dengan demikian, TIFF dapat menjadi aset kreatif yang memberikan dampak lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi dan memperkuat posisi petani serta pelaku usaha bunga krisan lokal.
Wali Kota Tomohon, Caroll Joram Azarias Senduk, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia, jajaran perangkat daerah, serta para Duta Besar negara sahabat yang telah memberi warna dalam TIFF 2026.

Menurut Caroll, tema “Collaboration of Spirit” merupakan gambaran nyata bahwa kemajuan pariwisata dan ekonomi kreatif tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja.
“TIFF 2026 menjadi gambaran nyata bahwa kemajuan pariwisata dan ekonomi kreatif tidak dapat dibangun sendiri. Pemerintah, masyarakat, petani bunga, pelaku usaha, komunitas kreatif, dunia usaha hingga mitra internasional bergerak dalam satu semangat yang sama,” terang Wali Kota Caroll.

Dengan kesuksesan ini, TIFF 2026 bukan hanya tentang keindahan bunga yang menghiasi jalanan Tomohon, melainkan sebuah simbol kerja bersama masyarakat, geliat ekonomi, promosi destinasi, penguatan florikultura, serta diplomasi budaya yang membawa nama Tomohon dan Sulawesi Utara semakin dikenal di kancah dunia.
“Semoga Tomohon International Flower Festival dapat terus kita dukung bersama, terus berkembang semakin megah dan senantiasa menjadi ikon kebanggaan Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara dan kebanggaan nasional di kancah dunia,” pungkasnya.
















