Connect with us

Religi

Ranting dunia dan Pertolongan Allah

Redaksi

Published

pada

IMG 20260727 WA0053

Nats Alkitab: Mazmur 124:8

Pdt  Lucy Abe Gerret STh

Jemaat yang diberkati Tuhan, Suatu hari, seekor burung kecil hinggap di ranting pohon yang sangat tipis dan rapuh di tengah angin yang begitu kencang. Ranting itu bergoyang-goyang seperti mau patah.

Namun, anehnya burung itu tetap berkicau dengan tenang dan riang gembira. Mengapa demikian? Karena dia tidak mengandalkan kekuatan ranting itu, melainkan pada kedua sayapnya sendiri. Jika ranting patah, dia tinggal terbang. Saudara, ada berapa banyak dari kita sering menaruh harapan pada “ranting yang rapuh”—seperti keuangan, jabatan, atau kekuatan sendiri.

Ketika ranting dunia itu mulai bergoyang, kita langsung tenggelam dalam kepanikan. Mengandalkan ranting dunia yang semu ini tidak menolong kita, tapi mari belajar dari apa yang dikatakan Firman, teristimewa dalam Mazmur 124:8: “Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.” Saudaraku, Saat menulis ayat ini, Pemazmur dan bangsa Israel sedang berada dalam situasi yang terjepit dan terkepung oleh musuh yang jauh lebih kuat.

Secara logika manusia, mereka sudah pasti kalah dan binasa. Namun, di tengah kepungan yang mengerikan itu, Pemazmur memberikan pesan iman yang kuat dalam bagaimana Tuhan bertindak dalam situasi ini.

Pemazmur mengatakan “Pertolongan kita”, yang dalam bahasa Ibrani asli menggunakan kata Ezrah . Kata Ezrah di sini bukan sekadar bantuan kecil biasa. Dalam konteks bahasa aslinya, Ezrah berarti “perlindungan militer yang mutlak” atau “pembelaan yang menyelamatkan dari kematian”. Pemazmur ingin menegaskan bahwa ketika manusia sudah buntu dan tidak bisa berbuat apa-apa, Tuhan bukan hanya mengulurkan sedikit bantuan.

Dialah Ezrah—Penyelamat total yang datang dengan kuasa militer surga untuk membela hidup kita. Sehingga, buat apa panik berlebihan dan hidup dipenuhi ketakutan. Ingatlah bahwa Pertolongan Tuhan itu sempurna.

Saudaraku, Sebagai manusia, merasa takut atau cemas menghadapi badai hidup adalah hal yang sangat wajar. Merasa gentar saat melihat masalah yang besar adalah respons yang manusiawi. Namun, pesan bagi kita hari ini: jangan biarkan ketakutan itu menguasai dan melumpuhkan imanmu.

Kita memang bisa cemas, tetapi jangan biarkan kecemasan itu membuat kita lupa bahwa ada Tuhan yang jauh lebih besar dari masalah kita. Ketika ranting hidupmu bergoyang, alihkan pandanganmu dari masalah dan taruhlah harapanmu sepenuhnya kepada Tuhan. Percayalah, Dia adalah Ezrah yang akan menolong dan menyelamatkanmu tepat pada waktu-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */