Motorstyle
Pebalap Muda Indonesia Kibarkan Merah Putih Dua Kali di Sirkuit Chang Internasional
Abimanyu Bintang Fermadi (kiri) bersama Giovanni Cornelius Gani (kanan) di paddock Chang International Circuit, Buriram.(Foto.dok.DAW Honda)

JAKARTA,mediakontras.com – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) di kancah balap internasional. Abimanyu Bintang Fermadi, lulusan Astra Honda Racing School (AHRS), sukses meraih predikat double winner pada putaran ketiga Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (IHTTC) 2026 yang berlangsung di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, pada akhir pekan lalu, 1-2 Agustus 2026.
Pada seri ketiga ini, AHM menurunkan dua andalan, yaitu Abimanyu Bintang Fermadi dan Giovanni Cornelius Gani. Giovanni didapuk untuk mendampingi Abimanyu menggantikan posisi Resky Yusuf yang pada waktu bersamaan tengah membela Indonesia di ajang Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) di Malaysia.
Konsistensi di Tengah Tekanan
Mengawali akhir pekan, Abimanyu mencatatkan waktu kualifikasi di posisi kelima, sementara Giovanni harus start dari urutan ke-15. Pada Race 1 yang digelar Sabtu (1/8), Abimanyu yang start dari baris tengah langsung menunjukkan taringnya dengan bersaing di grup depan. Balapan sempat terhenti akibat bendera merah (red flag), namun hal itu tidak memecah konsentrasi pebalap asal Indonesia tersebut. Ia finis pertama, mengamankan kemenangan perdananya di akhir pekan itu.
Sayang, nasib berbeda dialami Giovanni. Pebalap muda tersebut harus mengakhiri perjuangannya di lap pertama usai bersenggolan dengan pebalap lain. Meski gagal finis, pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi Giovanni di pentas internasional.
Pada Race 2, Minggu (2/8), regulasi membuat Abimanyu harus start dari posisi ke-10, sementara Giovanni dari posisi ke-14. Memulai balapan dari barisan belakang tidak menyurutkan semangat Abimanyu. Ia kembali tampil impresif dengan menembus persaingan ketat di kelompok depan hingga akhirnya kembali menyentuh garis finis di posisi pertama.
Hasil sempurna ini sekaligus melengkapi raihan double winner-nya di putaran ketiga IHTTC 2026. Sayang, di balapan kedua, Giovanni kembali gagal menyelesaikan balapan akibat terjatuh pada lap ke-10.
Dengan tambahan poin maksimal dari Buriram, Abimanyu kini kokoh di puncak klasemen sementara IHTTC 2026 dengan koleksi 119 poin. Ia unggul 36 angka dari pebalap tuan rumah yang berada di posisi kedua. Kompetisi musim ini masih menyisakan tiga seri lagi dengan total enam balapan.
“Saya bersyukur bisa meraih dua kemenangan di Buriram. Persaingan di setiap balapan sangat ketat sehingga saya berusaha fokus, menjalankan strategi tim, dan memanfaatkan setiap peluang. Hasil ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan tampil lebih baik pada putaran berikutnya. Terima kasih atas doa dan dukungannya,” ujar Abimanyu dalam rilis resmi yang diterima di Jakarta, Senin (3/8).
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian Abimanyu. Menurutnya, hasil ini adalah bukti nyata dari proses pembinaan panjang dan komprehensif yang dijalankan AHM untuk melahirkan pebalap muda Indonesia berdaya saing global.
“Balapan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan, tetapi juga kemampuan menjaga fokus, mengambil keputusan, dan memanfaatkan setiap peluang. Abimanyu mampu menunjukkan kualitas tersebut sepanjang akhir pekan di Buriram. Kami berharap pengalaman ini semakin membentuk mental bertanding yang kuat untuk menghadapi tantangan berikutnya,” ujar Andy.
Di ajang lain, empat pebalap muda Astra Honda juga menunjukkan performa menjanjikan pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, pada akhir pekan yang sama. Bintang Pranata Sukma, Resky Yusuf, Muhammad Badly Ayatullah, dan Maulana Malik turun di ajang tersebut.
Pada Race 1, Bintang nyaris merebut podium setelah bertarung sengit di grup depan. Namun, ia harus puas di posisi keempat dengan selisih tipis 0,031 detik dari posisi terdepan. Sementara itu, Badly finis di posisi ke-10, Resky di posisi ke-11, dan Maulana di posisi ke-15.
Di Race 2, Bintang sempat bersaing di tiga besar sebelum mengalami insiden pengereman di tikungan 1 pada dua lap terakhir yang membuatnya gagal finis. Resky yang masih dalam masa pemulihan pasca operasi clavicula menunjukkan mental baja dengan finis di posisi ketujuh. Badly dan Maulana masing-masing finis di posisi ke-11 dan ke-15.
Putaran berikutnya IHTTC 2026 akan digelar di Thailand Circuit, Bangkok, pada September mendatang. Sementara IM4AC akan berlanjut di Twin Ring Motegi, Jepang, pada awal Oktober. (*)
















