Manado
Datangi Polda, PWI Sulut Dukung Penuh Tindakan Hukum Terhadap Hotman Paris

Manado,mediakontras.com – Puluhan pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara mendatangi Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulut, Selasa (21/7/2026) siang. Kedatangan rombongan yang dipimpin Ketua Pokja PWI Manado, Hut Kamrin, tersebut bertujuan untuk menyatakan dukungan moril sekaligus mendesak aparat kepolisian menindaklanjuti laporan yang telah diajukan PWI Metro Jaya terhadap pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.
Sikap tegas ini dipicu oleh pernyataan verbal Hotman Paris yang dinilai melecehkan profesi wartawan dalam sebuah konferensi pers di ruangan Jampidsus Kejaksaan Agung, pekan lalu. Di hadapan aparat kepolisian yang menerima konseling, rombongan PWI Sulut menyatakan bahwa pernyataan tersebut telah mencederai martabat insan pers dan merupakan bentuk pembunuhan karakter terhadap pelaku jurnalistik.
“Kami memberikan dukungan penuh kepada PWI Metro Jaya dan mengapresiasi langkah Polri. Kami berharap proses hukum terhadap Hotman Paris berjalan sungguh-sungguh. Pernyataan verbal beliau itu jelas merupakan pelecehan dan membunuh karakter wartawan,” ujar Hut Kamrin dengan nada tegas di ruang pelayanan terpadu Polda Sulut.
Kamrin menambahkan, meskipun Hotman Paris telah menyampaikan permintaan maaf secara publik, pihaknya menilai hal itu tidak serta-merta menghapus konsekuensi hukum atas perbuatan yang telah dilakukan. Menurutnya, terdapat pasal pidana ringan yang dapat menjerat tindakan pengacara ternama tersebut.
“Karena ada pasal yang menjerat, makanya kami meminta laporan PWI Metro Jaya untuk segera ditindaklanjuti. Ini penting sebagai efek jera dan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” tegas Kamrin.
Sikap solidaritas tersebut turut diamini oleh jajaran pengurus yang hadir dalam rombongan. Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah Vanny Loupatty, personil Pokja Adrian Pusungunanung, serta sejumlah pengurus lainnya seperti Winda Sengkey, Donny Liow, Yudhi Barik, dan Rocky Tawaang turut hadir mendampingi. Mereka sepakat bahwa profesi wartawan memiliki payung hukum yang harus dihormati oleh siapa pun, termasuk oleh para penegak hukum.
“Kami di Sulut sepenuhnya mendukung PWI Metro Jaya. Ini bukan hanya soal pribadi, tapi ini soal martabat profesi,” ujar salah satu pengurus yang ditemui usai kegiatan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Sulut belum memberikan keterangan resmi terkait penerimaan konseling tersebut. Namun, rombongan PWI Sulut berharap bahwa dukungan dari berbagai daerah dapat menjadi katalis bagi kepolisian untuk segera memproses perkara ini secara profesional dan transparan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.(*)














