Connect with us

Manado

Cinta Menyatukan Yapen dan Minahasa, Steny Moai dan Feybe Tombokan Resmi Jadi Satu

Yaziin Solichin

Published

pada

892a5475 067a 40c7 8323 bc00cf5cc970

SERUI, mediakontras.com – Ada hari yang datang seperti hari biasa, tetapi kemudian menjadi bagian paling berharga dalam perjalanan hidup. Bagi Steny Moai dan Feybe Tombokan, Rabu, 2 September 2026, adalah hari itu.

Di tanah Kepulauan Yapen, Serui, Papua, dua hati yang berasal dari latar belakang berbeda dipersatukan dalam sebuah ikatan suci pernikahan. Steny Moai, yang akrab disapa Putra Yapen, resmi mengikat janji hidup bersama Feybe Tombokan, gadis pilihan hati yang berasal dari tanah Minahasa.

Suasana haru bercampur bahagia mewarnai prosesi pemberkatan. Keluarga dan kerabat yang hadir menjadi saksi ketika kedua mempelai mengucapkan janji untuk menjalani kehidupan bersama—dalam suka maupun duka, dalam keadaan senang maupun sulit.

Hari itu bukan sekadar tentang pesta pernikahan. Lebih dari itu, menjadi awal perjalanan dua insan untuk membangun sebuah keluarga dengan cinta, kesetiaan, dan komitmen.

Ketika Cinta Tumbuh Tanpa Memandang

Steny yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai PLN UP3 Manado, akhirnya membawa kisah cintanya menuju sebuah keputusan besar: membangun rumah tangga bersama Feybe.

Tanah Yapen menjadi saksi. Di tempat inilah kebahagiaan keduanya dirayakan. Papua dan Minahasa seakan bertemu dalam satu kisah keluarga—dua budaya, dua latar belakang, namun disatukan oleh satu ikatan cinta.

Bagi keluarga besar kedua mempelai, pernikahan ini tentu memiliki makna tersendiri. Sebab, sejak hari itu, bukan lagi berbicara tentang “dia dari mana” dan “dia berasal dari mana”, melainkan tentang bagaimana keduanya berjalan bersama sebagai satu keluarga.

Senyum bahagia terpancar dari wajah Steny dan Feybe. Tatapan keduanya seolah menggambarkan keyakinan bahwa perjalanan panjang sebagai suami dan istri baru saja dimulai.

Doa dari Sahabat dan Rekan Kerja

Kabar bahagia tersebut juga mendapat sambutan hangat dari rekan-rekan kerja dan sahabat Steny di Manado.

Salah satunya datang dari Raden Budi, karyawan cleaning service PLN UP3 Manado. Dengan sederhana namun penuh ketulusan, ia menyampaikan ucapan selamat kepada kedua mempelai.

“Selamat berbahagia untuk Steny dan Feybe. Semoga langgeng hingga opa dan oma nanti,” ujar Raden Budi.

Sebuah ucapan singkat, namun menyimpan doa panjang: agar cinta yang hari ini dirayakan tidak berhenti pada indahnya pesta pernikahan, tetapi terus tumbuh melewati tahun-tahun kehidupan.

Sebab, pernikahan bukan tentang menemukan kehidupan yang selalu sempurna. Pernikahan adalah tentang menemukan seseorang yang bersedia tetap tinggal, berjalan bersama, dan saling menguatkan ketika kehidupan tidak selalu mudah.

Kini, Steny dan Feybe telah membuka lembaran baru.

Dari tanah Yapen, sebuah janji cinta telah diikrarkan. Dari Minahasa, cinta itu menemukan rumah baru. Dua keluarga, dua latar budaya, dan dua perjalanan hidup kini dipertemukan dalam satu keluarga.

Semoga langkah pertama yang dimulai pada 2 September 2026 itu menjadi awal dari perjalanan panjang yang penuh kasih, kesetiaan, dan kebahagiaan.

Redaksi mediakontras.com mengucapkan selamat menempuh hidup baru kepada Steny Moai dan Feybe Tombokan. Semoga keluarga yang dibangun senantiasa diberkati, diberikan kesehatan, keharmonisan, serta keteguhan dalam menjalani setiap musim kehidupan, hingga maut memisahkan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */