Connect with us

Berita

Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Copot Kepsek yang Tutupi Kasus Bullying

Published

pada

1000588364

Manado.Mediakontras.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus memberikan peringatan keras dan kepada seluruh Kepala SMA, SMK, dan SLB se-Sulut.

Dalam pengarahan terbaru, Gubernur Yulius mengingatkan agar tidak akan memberi ruang bagi kepala sekolah yang bermental lembek, korup, dan hobi menyembunyikan masalah demi nama baik sekolah semu.

​Gubernur menuntut komitmen mutlak tanpa kompromi, khususnya terkait Zero Bullying atau nol toleransi perundungan dan menginstruksikan aktivasi penuh Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di setiap jengkal lingkungan satuan pendidikan.

​”Saya larang keras kepala sekolah yang menutupi kasus kekerasan atau bullying hanya demi menjaga gengsi atau nama baik sekolah secara semu! Masalah harus dibuka, diselesaikan secara transparan, adil, dan wajib berpihak pada korban. Jika ada yang coba-coba menyembunyikan coreng hitam ini, silakan angkat kaki,” seru Gubernur Yulius saat memberikan arahan di aula Mapalus Kantor Gubernur, Senin (20/7/2026).

​Tidak hanya soal kekerasan, Gubernur Yulius juga membongkar borok tata kelola sekolah yang sering kali tidak efektif. Kepala sekolah diingatkan bahwa mereka adalah motor penggerak mutu pendidikan, bukan sekadar pajangan di dalam ruangan ber-AC.

​Profesionalitas tinggi dituntut dalam pengelolaan anggaran, terutama Dana BOS dan BOSDA. Gubernur menegaskan bahwa setiap rupiah harus transparan, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan atau korupsi terselubung. Selain itu, target Zero Drop-Out menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.

​”Kepala sekolah itu motor penggerak utama mutu pendidikan daerah, bukan sekadar petugas administrasi yang duduk manis di balik meja! Anda harus peka dengan lingkungan sekitar. Saya tidak mau dengar ada anak usia sekolah di Sulut yang putus sekolah. Semua harus sekolah!” cetus Gubernur.

​Menariknya, di era digitalisasi yang tanpa filter ini, sekolah diwajibkan hadir sebagai benteng pertahanan karakter siswa yang kokoh, bukan malah kebobolan. Gubernur menginstruksikan langkah nyata dan agresif untuk membentengi siswa dari ancaman kekinian yang merusak moral generasi muda.

​”Kita sedang dikepung! Sekolah harus jadi benteng nyata untuk melindungi anak-anak kita dari bahaya judi online, pinjaman online (pinjol) ilegal, narkoba, hingga kecanduan gawai. Optimalkan peran Guru BK! Hidupkan lagi kearifan lokal kita, Sitou Timou Tumou Tou dan Torang Samua Basudara, jangan hanya jadi slogan usang di dinding sekolah,” pintanya.

​Meskipun Gubernur Yulius memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 yang berjalan aman, tertib, dan humanis bebas kekerasan fisik, ia mengingatkan bahwa perjuangan baru saja dimulai.

​Tantangan besar sudah menanti, mulai dari kewajiban menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) secara higienis, revitalisasi SMK agar lulusannya langsung diserap pasar kerja global, hingga peningkatan fasilitas inklusif di SLB.

Untuk menghadapi itu semua, Gubernur Yulius mengatakan tidak ada tempat bagi kepala sekolah yang suka mengeluh.

​”Di bawah kepemimpinan saya, semua kepala sekolah wajib bekerja dalam sistem Satu Komando, loyal, patuh, dan tegak lurus pada arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Saya butuh kepala sekolah yang punya mental petarung, pantang menyerah hadapi keterbatasan, kreatif cari solusi di lapangan, dan tidak cengeng atau mudah mengeluh terhadap kendala operasional!” seru Gubernur Yulius.

​Di akhir pengarahannya, Gubernur Yulius mengajak seluruh kepala sekolah yang berintegritas untuk merapatkan barisan, bekerja keras secara tulus demi mencetak generasi emas Sulut menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, mereka yang tidak mampu mengikuti ritme “petarung” ini siap-siap untuk digilas perubahan. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */