Connect with us

Manado

Tinjau Ruang Donor, Wawali Richard Sualang Beri Respek Tinggi Aksi Kemanusiaan Pokja PWI Manado

Target 403 Kantong Darah Dikejar Menyambut HUT ke-403 Kota Manado

Published

pada

IMG 20260623 WA0040
Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, didampingi Ketua Pokja PWI Manado Hut Kamrin meninjau langsung proses donor darah di Lantai 2 Kantor Pemkot Manado, (FOTO: IST/POKJA PWI MANADO)

MANADO,mediakontras.com – Suasana berbeda terasa di Lantai 2 Kantor Pemerintah Kota Manado, Selasa (23/6).

Di tengah hiruk pikuk aktivitas perkantoran, ruangan tersebut disulap menjadi lokasi bakti sosial donor darah yang digagas oleh Pokja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Manado.

Momentum ini pun mendapat perhatian serius dari Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang.

Kehadirannya untuk meninjau langsung jalannya kegiatan tidak hanya sekadar seremonial, melainkan wujud apresiasi mendalam terhadap aksi kemanusiaan yang dinilainya memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

“Ini adalah kegiatan yang sangat baik dan menyentuh kebutuhan kemanusiaan. Manfaatnya dapat dirasakan banyak orang, khususnya pasien yang membutuhkan transfusi darah. Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya (respek) kepada Pokja PWI Kota Manado yang telah mengambil peran dalam aksi sosial seperti ini,” ujar Sualang di hadapan para peserta donor dan panitia.

Kegiatan donor darah yang menargetkan pengumpulan 403 kantong darah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado yang jatuh pada 12 Juli 2026 mendatang.

Menurut Richard, donor darah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk menebarkan kebaikan.

Ia pun mengimbau warga Kota Manado yang sehat dan memenuhi syarat untuk tidak ragu mendonorkan darahnya.

“Setetes darah yang disumbangkan bisa menjadi harapan hidup bagi orang lain. Karena itu saya mengajak masyarakat yang sehat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan seperti ini,” ajaknya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga menyempatkan diri untuk mendalami mekanisme pelayanan dan penyaluran darah kepada masyarakat yang membutuhkan saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Menjawab pertanyaan tersebut, Koordinator UDD PMI Sulawesi Utara, Julita Pinontoan, menjelaskan bahwa mekanisme penyaluran darah dilakukan melalui kerja sama resmi atau Memorandum of Understanding (MoU) antara PMI dan rumah sakit.

Menurut Julita, pasien peserta BPJS tidak dikenakan biaya tambahan terkait pelayanan darah sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga menegaskan bahwa apabila stok darah tersedia di PMI, keluarga pasien tidak perlu lagi mencari pendonor pengganti.

“Jika stok darah tersedia, pasien dapat langsung dilayani sesuai kebutuhan medis tanpa harus mencari orang untuk mendonorkan darah terlebih dahulu,” jelas Julita.

Richard Sualang berharap kegiatan donor darah yang diprakarsai Pokja PWI Kota Manado dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memiliki dampak sosial yang sangat besar bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pokja PWI Kota Manado, Hut Kamrin, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Manado, khususnya Wakil Wali Kota Richard Sualang, terhadap kegiatan kemanusiaan tersebut.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Manado yang terus memberikan dukungan sehingga kegiatan donor darah ini dapat terlaksana dengan baik. Semangat kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama adalah tanggung jawab bersama,” ujar Hut Kamrin.

Ia berharap target 403 kantong darah dapat tercapai dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam memeriahkan HUT ke-403 Kota Manado.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */