Motorstyle
Semarak Kemerdekaan, Ribuan Komunitas Honda Ukir Kebersamaan di Manado

MANADO,mediakontras.com. Semangat Proklamasi 17 Agustus tak hanya dirayakan dengan upacara atau lomba tradisional. Pada Minggu (16/8), geliat kemerdekaan terasa berbeda di jalanan Kota Manado. PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) bersama Ikatan Motor Honda Sulawesi Utara (IMHS) menggelar Honda Community Convoy Merdeka, sebuah arak-arakan kendaraan roda dua yang menggabungkan semangat patriotisme dengan solidaritas komunitas.
Suara deru knalpot khas Honda menggema di sepanjang rute ikonik Kota Tinutuan. Dimulai dan diakhiri di kantor PT DAW, ribuan peserta convoy menikmati perjalanan menyusuri Monumen Yesus Memberkati, Makatete Hills, Malalayang Beach Walk, hingga God Bless Park.

Acara ini bukan sekadar tamasya, melainkan bentuk apresiasi DAW kepada para biker yang selama ini aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan komunitas.
“Kami ingin merayakan kemerdekaan dengan cara yang membangun kebersamaan. Ini adalah wujud sinergi kami dengan komunitas Honda di Sulawesi Utara,” ujar Bonny Pandelaki, Promotion Dept. Head PT DAW, saat ditemui di sela-sela acara.
Di tengah euforia convoy, keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Sebelum memulai perjalanan, seluruh peserta diberikan pengarahan khusus oleh instruktur safety riding.
Andhika Reynold Salindeho, Instruktur Safety Riding DAW, menekankan pentingnya menjaga jarak aman, mengontrol kecepatan, dan saling menghargai pengguna jalan lain.
“Convoy adalah momen kebersamaan, tapi jangan lupakan etika berkendara. Kami pastikan semua peserta memahami prinsip safety riding agar acara ini berlangsung aman dan nyaman hingga garis finish,” jelas Andhika.
Setibanya di basecamp, suasana kemerdekaan kian terasa dengan adanya gathering dan berbagai games seru yang diikuti oleh seluruh anggota komunitas. Acara yang dikemas dengan tema merah putih ini berhasil menciptakan momen kekompakan yang hangat antar sesama bikers.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa DAW tidak hanya hadir sebagai penyedia kendaraan, tetapi juga sebagai mitra yang membangun karakter berkendara aman dan persaudaraan yang solid di Sulawesi Utara. (*)














