Ekonomi
CIMB Niaga Salurkan Modal ke 57 UMKM, 12 Berasal dari Lombok
Program Community Link #JadiBerkelanjutan Musim 4 Resmi Tutup, Dorong Ekonomi Inklusif bagi Perempuan dan Disabilitas di Indonesia Timur
MATARAM,mediakontras.com – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali meneguhkan komitmennya dalam memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Indonesia Timur.
Pada Sabtu (27/6/2026), bank swasta nasional ini menggelar acara Graduation Program Community Link #JadiBerkelanjutan Musim ke-4 di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kegiatan ini menandai kelulusan para peserta yang telah mengikuti rangkaian pelatihan intensif sekaligus menjadi momentum penyerahan akses permodalan bagi puluhan UMKM binaan.
Dari total 284 pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan, sebanyak 57 dinyatakan lolos seleksi untuk menerima pembiayaan tanpa bunga atau dukungan nonfinansial lanjutan.
Menariknya, 12 di antaranya merupakan wirausaha asal Pulau Lombok yang selama ini terbatas aksesnya terhadap perbankan.
Fokus pada Ekonomi Berkelanjutan
Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga, Fransiska Oei, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari pilar Pemberdayaan Ekonomi dalam strategi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Program ini juga sejalan dengan semangat Advancing Customers & Society, yaitu membantu masyarakat mewujudkan mimpi sekaligus memberi dampak positif bagi lingkungan.
“Kami membekali UMKM dengan pelatihan, pendampingan, dan akses pembiayaan agar mereka dapat meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas pasar. Kami berharap mereka tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga mampu berkontribusi bagi komunitas,” ujar Fransiska dalam sambutannya.
Ekspansi ke Wilayah Baru
Sejak digulirkan pada 2022, kolaborasi CIMB Niaga bersama mitra pelaksana Berdaya Bareng ini telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia Timur, seperti Mamminasata (Makassar, Maros, Gowa, Takalar), Toraja, Manado, Samarinda, Balikpapan, hingga Kupang.
Memasuki Musim ke-4, program ini berekspansi ke Banjarmasin, Pontianak, Kendari, dan Lombok.
Total, program ini telah memberikan pelatihan kepada 979 UMKM dan membuka akses modal bagi sekitar 150 pelaku usaha.
Lombok dipilih sebagai prioritas karena potensi sumber daya alamnya yang melimpah, yang dinilai memiliki peluang besar untuk pengembangan UMKM berbasis ekonomi berkelanjutan.
Selain prosesi wisuda, rangkaian kegiatan di Lombok juga dimeriahkan dengan talkshow dan pameran produk UMKM.
Hal ini bertujuan memberikan ruang bagi para pelaku usaha untuk berbagi pengalaman sekaligus memperluas jejaring dan akses pasar.
Inisiatif ini merupakan kontribusi CIMB Niaga dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
“Ke depan, kami harap sinergi ini terus diperkuat agar UMKM Indonesia semakin inovatif dan adaptif,” tutup Fransiska. (*)