Manado
BPJamsostek Kick Start Program PEKA, Dorong Pertumbuhan UMKM Baru di Manado

Manado,mediakontras.com – Sebanyak 25 ibu rumah tangga di Kota Manado resmi menjadi peserta pertama dalam pelatihan kewirausahaan Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA).
Program yang digagas BPJS Ketenagakerjaan bersama mitra BUMN ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi bagi ahli waris penerima jaminan sosial ketenagakerjaan.
PEKA merupakan program pelatihan kewirausahaan yang diperuntukkan bagi ibu-ibu atau perempuan yang menjadi ahli waris penerima manfaat Jaminan Kematian (JKm), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), maupun orang tua dari penerima beasiswa. Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai keterampilan mulai dari tata kelola dan manajemen usaha, perizinan UMKM, hingga akses permodalan dan strategi pemasaran.
Manfaatkan Santunan Secara Produktif
Pelaksana Pimpinan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Utara, Juwenli JL Soselisa, menjelaskan bahwa program ini hadir untuk mengarahkan para penerima manfaat agar menggunakan santunan yang diterima secara lebih produktif.
“Selama ini santunan umumnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan pendidikan. Ke depan, kami harap dapat diarahkan untuk hal-hal yang lebih produktif,” ujar Soselisa saat Kick Start PEKA di Rumah BUMN, Jalan Lumimuut Kota Manado, Selasa (18/8).
Ia menambahkan, para peserta akan dilatih dan diarahkan agar santunan yang diterima dapat dijadikan modal usaha produktif. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu mencegah terjadinya kemiskinan baru akibat kehilangan tulang punggung keluarga.
“Kami berharap mereka yang menjadi penerima manfaat ini bisa memiliki usaha. Tidak hanya uang atau santunan yang kami berikan itu habis begitu saja,” ungkapnya.
Dukungan Berbagai Pihak
Selama pelaksanaan pelatihan, para peserta mendapatkan materi dari narasumber kompeten yang berasal dari Dinas Koperasi UMKM Manado, perbankan, serta pelaku UMKM berpengalaman. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman komprehensif bagi peserta dalam membangun dan mengembangkan usaha.
Salah satu peserta, Ceni Papendang, warga Bahu Lingkungan 1, mengungkapkan rasa bangga dan terima kasihnya atas keterlibatannya dalam program ini. “Ini sangat berarti bagi saya. Pengetahuan yang diberikan sangat berguna,” ujar Ceni yang memiliki keahlian di bidang tata rias dan memasak berbagai produk kuliner.
Program PEKA diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan UMKM baru di Kota Manado sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi para penerima manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan di Sulawesi Utara.( *)













