Connect with us

Berita

Henry Walukow Minta Penjelasan Kerjasama Media di Dinas Kominfo Sulut

Published

pada

FB IMG 1782918132722

Manado. Mediakontras.com – Anggota Komisi I DPRD Sulut, Henry Walukow meminta penjelasan kinerja Dinas Komunikasi, Informatika Persandian dan Statistik (Kominfo) Provinsi Sulawesi Utara saat Rapat Dengar Pendapat (RDP), Selasa (30/06/2026) di ruang rapat komisi.

Henry Walukow mengemukakan, pihaknya ingin mengetahui jumlah media yang menjalin kerjasama dengan Pemprov Sulut di tahun 2026. “Apakah besaran kerjasama dihitung per bulan atau tahun? Apakah setiap media sama atau berbeda nilai tarifnya? Jika berbeda indikator apa yang digunakan.

Lanjutnya, penghargaan yang diterima Sulut tidak bergaung lagi. Bahkan warga Sulut sangat akrab dengan penghargaan pena mas, sudah tidak terdengar lagi.
“Apa progress yang disiapkan atau yang dilakukan Kominfo Sulut untuk mengembalikan marwa Dinas Kominfo yang dulunya terdengar sarat prestasi, sekarang terlihat punya banyak masalah,” ungkapnya.
Kominfo Sulut, Zainudin Hilimi menjelaskan, jumlah media yang saat ini bekerjasama dengan Kominfo Sulut sebanyak 97 media sedangkan untuk Deprov belum dapat informasi.
Lanjutnya, untuk tarif ada standar yang sama yang diberlakukan di Deprov. Namun, penawaran media berbeda-beda di tarifnya. Dari penawaran mereka akan dievaluasi, dan ditetapkan berapa harga kontrak dengan media tersebut.
“Tidak selalu sama, dan kami punya standar yang sudah ditetapkan. Ada proses negosiasi di dalamnya, tapi tidak melebihi standar yang sudah ditetapkan,” ungkapnya.

Sementara itu, sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki Dinas Kominfo untuk tenaga teknis untuk aplikasi maupun program lainnya sudah tidak ada. Hal ini terjadi karena adanya kebijakan P3K “Banyak yang mudur, tidak mau lagi kerja di Kominfo karena gaji yang kecil,” ungkapnya.
Hilimi pun menguraikan, pihaknya memiliki 7 orang tenaga teknis dan saat ini tersisa dua. “Mereka yang kami optimalkan untuk mengawal kita dalam memelihara website pemerintah. Termasuk yang membuat konten, mereka sudah memilih di luar, dan tidak dapat kita kerjakan lagi karena minimnya anggaran untuk mebayar honorium mereka,” imbuhnya.(Chae)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */