Connect with us

Otomotif

Studi Umum ITB: CEO BYD Haka Auto Paparkan Peran EV Wujudkan Kemandirian Energi Nasional

Published

pada

3fe39d1b e724 4be4 9018 3814a5038aa7
kendaraan listrik bukan sekadar alat transportasi, melainkan pilar strategis dalam mewujudkan kemandirian energi, pertumbuhan ekonomi, sekaligus menekan emisi karbon di Indonesia.

Bandung, medikontras.com – CEO PT Bumi Hijau Motor selaku pemegang jaringan dealer resmi BYD dan Denza di Indonesia, Hariyadi Kaimuddin, menegaskan bahwa kendaraan listrik (EV) bukan sekadar alat transportasi, melainkan pilar strategis dalam mewujudkan kemandirian energi, pertumbuhan ekonomi, sekaligus menekan emisi karbon di Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan dalam kuliah umum Studium Generale yang digelar di Institut Teknologi Bandung (ITB) Kampus Ganesha. Acara yang berlangsung hibrida tersebut berhasil menjangkau lebih dari 1.000 mahasiswa, baik yang hadir secara langsung maupun daring.

Dalam pemaparannya, Hariyadi menjelaskan bahwa kendaraan listrik berada di titik temu tiga agenda besar bangsa: ketahanan energi, penguatan ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.

“EV bukan hanya solusi transportasi, tetapi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ketahanan energi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Hariyadi di hadapan para akademisi dan mahasiswa ITB.

Kurangi Impor BBM, Manfaatkan Energi Domestik.Hariyadi menyoroti bahwa sektor transportasi masih menjadi konsumen terbesar bahan bakar fosil di Indonesia. Tanpa transisi ke elektrifikasi, kebutuhan energi dari impor diprediksi akan terus melonjak seiring dengan peningkatan jumlah kendaraan bermotor.

Ia menekankan bahwa adopsi EV memungkinkan Indonesia mengoptimalkan pemanfaatan energi domestik. Meskipun saat ini bauran energi listrik nasional masih ditopang batu bara, ke depan potensi energi terbarukan seperti tenaga air, panas bumi, dan surya dapat dimaksimalkan.

“Jika kita beralih ke listrik berbasis energi domestik, ketahanan energi Indonesia akan jauh lebih kuat. Kita bisa mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak,” tegasnya.

Genjot Ekonomi dan Ekosistem Industri

Lebih lanjut, transformasi ke kendaraan listrik dinilai memiliki efek berganda terhadap ekonomi nasional. Industri otomotif selama ini berkontribusi signifikan terhadap PDB, ekspor, dan penyerapan tenaga kerja. Menurut Hariyadi, keberhasilan adopsi EV tidak semata-mata bergantung pada produknya, melainkan pada kesiapan ekosistem yang holistik.

Hal ini mencakup pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), rantai pasok baterai, layanan purna jual, hingga ketersediaan teknisi yang mumpuni. Percepatan ekosistem ini, kata dia, membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, pelaku industri, dan institusi pendidikan.

Ajak Mahasiswa Jadi Agen Perubahan

Dalam kesempatan tersebut, Hariyadi juga secara khusus mengajak mahasiswa ITB untuk tidak hanya berperan sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai kreator solusi di bidang energi dan EV.

“Kita tidak bisa hanya menunggu perubahan, tetapi harus menjadi bagian dari perubahan itu sendiri,” pesannya.

Ia menambahkan, pengembangan industri EV di dalam negeri sangat membutuhkan sumber daya manusia unggul, khususnya di bidang teknologi, energi terbarukan, dan inovasi industri. Melalui kolaborasi dengan kampus seperti ITB, perusahaan berkomitmen untuk turut menyiapkan talenta masa depan yang siap bersaing di kancah global.

Ekspansi Besar Haka Auto di 2026

Sejalan dengan visi percepatan elektrifikasi, Haka Auto menunjukkan ekspansi bisnis yang agresif di tahun 2026. Saat ini, perusahaan telah mengoperasionalkan 15 outlet BYD dan 2 outlet Denza di berbagai kota strategis di Indonesia.

Memasuki Semester I tahun 2026, Haka Auto berencana meresmikan sejumlah dealer baru, baik untuk BYD maupun merek premium Denza, guna memperluas akses layanan penjualan dan purna jual yang lebih dekat dengan masyarakat.

Berikut daftar lokasi outlet Haka Auto yang sudah beroperasi:

Denza:

· Denza Haka Pluit – Jl. Pluit Selatan Raya No.8A 2, Jakarta Utara (0811-7777-7234)

· Denza Haka Surabaya – Ciputra World Surabaya, Surabaya – Jawa Timur

BYD (15 Outlet):

· BYD Haka Cibubur – Bekasi

· BYD Haka Bintaro – Tangerang Selatan

· BYD Haka Pejaten – Jakarta Selatan

· BYD Haka Kebon Jeruk – Jakarta Barat

· BYD Haka Karawaci – Banten

· BYD Haka Klaten – Jawa Tengah

· BYD Haka Solo – Surakarta

· BYD Haka Suprapto – Malang

· BYD Haka Gresik – Jawa Timur

· BYD Haka Karebosi – Makassar

· BYD Haka Balikpapan – Kalimantan Timur

· BYD Haka Banjarmasin – Kalimantan Selatan

· BYD Haka Palu – Sulawesi Tengah (0811-4444-3234)

· BYD Haka Manado – Sulawesi Utara (0811-4444-4234)

· BYD Haka Kendari – Sulawesi Tenggara (0811-4444-5234)

Outlet yang menyusul (Semester I/2026):

Denza Haka Pondok Indah, Denza Haka Darmo (Surabaya), BYD Haka Dago (Bandung), BYD Haka Semarang, BYD Haka Pati, BYD Mojokerto, BYD Haka MERR (Surabaya), BYD Haka Magelang, BYD Haka Madiun, BYD Haka Banyuwangi, BYD Haka Samarinda, BYD Haka Palopo.

Tentang Haka Auto

Haka Auto merupakan jaringan dealer resmi BYD dan Denza di Indonesia di bawah naungan PT Bumi Hijau Motor. Perusahaan berkomitmen menghadirkan produk dan layanan kendaraan listrik terbaik bagi masyarakat Indonesia. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */