Sangihe
Bahas Pertahanan Wilayah Perbatasan, Danguspurla Bersama Bupati dan Forkopimda Koordinasi di Atas Kapal Perang
SANGIHE,mediakontras.com – Kapal Republik Indonesia (KRI) Selar 879 tiba dan sandar di Pelabuhan Laut Nusantara Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Kedatangan kapal tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Laksamana Pertama TNI Endra Hartono, S.H., M.Han., selaku Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada II, di wilayah Kepulauan Sangihe.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya TNI AL dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan unsur Forkopimda di wilayah perbatasan. Sebagai kabupaten kepulauan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Kepulauan Sangihe memiliki posisi strategis dalam konteks pertahanan dan keamanan maritim nasional.
Kehadiran Danguspurla Koarmada II secara langsung di wilayah ini menegaskan komitmen TNI AL dalam menjaga stabilitas kawasan sekaligus mempererat koordinasi.
Forkopimda Kabupaten Kepulauan Sangihe menyambut kunjungan tersebut. Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.M. dan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari hadir bersama Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, M.Tr.Hanla., CRMP., serta Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P.
Turut hadir pula Pj. Sekretaris Daerah, perwakilan Kodim 1301/Sangihe, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe, Ketua Pengadilan Negeri Tahuna, anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Rombongan Forkopimda melaksanakan tatap muka dengan Danguspurla Koarmada II di ruangan VIP KRI Selar 879. Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi antara pimpinan daerah dan jajaran TNI AL, khususnya menyangkut penguatan pengawasan perairan, perlindungan nelayan, serta kesiapan unsur pertahanan di wilayah perbatasan laut Kepulauan Sangihe.
Rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan kegiatan bakti sosial berupa distribusi paket sembako kepada para nelayan Kepulauan Sangihe. Kegiatan ini mencerminkan perhatian TNI AL terhadap kehidupan masyarakat pesisir yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga dan memanfaatkan wilayah perairan perbatasan. (*)