Connect with us

Berita

Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Apel Peringatan HLH Sedunia di Malalayang

Published

pada

IMG 20260606 123004 1536x888 1

Manado.Mediakontras.com – Gubernur Sulut Yulius saat memimpin langsung Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026 tingkat Provinsi yang dipusatkan di Malalayang Beach Walk (MBW) II, Manado, Jumat (5/6/2026).

Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mengambil peran dalam menjaga kelestarian alam. Langkah ini dinilai krusial sebagai investasi jangka panjang demi menjamin ruang hidup yang layak bagi generasi masa depan Bumi Nyiur Melambai.

​Menurutnya, menjaga kelestarian alam bukanlah tugas eksklusif pemerintah semata, melainkan sebuah tanggung jawab kolektif yang menuntut sinergi nyata dari seluruh lapisan masyarakat.

​”Ketika kita menjaga alam, sesungguhnya kita sedang menjaga masa depan anak cucu kita. Roda pembangunan daerah tidak boleh mengorbankan ekologi. Keduanya harus berjalan beriringan dan seimbang,” tegas Gubernur Yulius dalam sambutannya.

​Bukti komitmen Pemprov Sulut dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan tergambar berdasarkan parameter berkala, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Sulawesi Utara, yang menunjukkan tren kenaikan signifikan. Saat ini, raihan rata-rata IKLH Sulut berada di angka 80,93 poin (Kategori Sangat Baik).

​Sektor kualitas udara dan kebersihan air laut tercatat menjadi kontributor paling dominan dalam mendongkrak performa hijau di wilayah Sulawesi Utara.

​Berikut rincian pencapaian IKLH Sulawesi Utara yang dipaparkan oleh Gubernur:

– ​Indeks Kualitas Udara: 84,47%

– ​Indeks Kualitas Air Laut: 83,79%

– ​Indeks Kualitas Air: 77,29%

– ​Indeks Kualitas Tutupan Lahan: 76,75%

​Aksi Nyata Respon Isu Global

​Menyelaraskan dengan tema global tahun ini, “Inspired by Nature: For Climate, For Our Future” (Terinspirasi oleh Alam. Untuk Iklim. Untuk Masa Depan Kita) serta tema nasional “Mari Kita Bekerja untuk Iklim”, Gubernur Yulius mengingatkan masyarakat untuk mulai bergerak dari tindakan sederhana.

​Beberapa aksi nyata yang digelorakan meliputi:

– ​Pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

– ​Menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

– ​Melindungi ekosistem pesisir pantai.

​Usai prosesi upacara, Gubernur Yulius langsung mengomandoi transisi kegiatan seremonial menuju aksi lapangan (korvei). Kegiatan diawali dengan pengenaan seragam pengawas lingkungan secara simbolis serta penyerahan alat pembersih pantai kepada para petugas.(*/chae)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */