Connect with us

Headline

Acara Adat Marrunassa, ‘Marambe Liado Ratun Taroda’ Sampaikan Pesan Ini

Published

pada

PhotoCollage 1770346149577

MELONGUANE, mediakontras.com — Bupati Kepulauan Talaud yang bergelar ‘Marambe Liado Ratun Taroda’ sampaikan pesan – pesan penuh makna, dalam acara adat Marrunassa yang dilaksanakan di Pandopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (6/02/2025).

Acara ‘Marunassa’ merupakan acara spiritual yang bertujuan memohon pertolongan Tuhan agar acara puncak yaitu ‘Manduruggu Tonna’ dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

Dalam kesempatan itu, Bupati Talaud Welly Titah yang didampingi Wakil Bupati Anisa Gretsya Bambungan bersama Ibu Ketu TP – PKK Kabupaten Kepulauan Talaud Ny. Henny Titah – Hongwidjojo memberikan penghormatan kepada para tokoh adat, pemerintah, serta tokoh agama yang hadir. Ia secara khusus memohon ampunan dan kelapangan hati dari Tuhan bagi seluruh penduduk Talaud dan warga Porodisa atas segala kesalahan yang mungkin telah dilakukan selama menjalani kehidupan.

Tak hanya itu, sebagai pelindung dan pengayom seluruh masyarakat tanah Porodisa, Marambe Liado Ratun Taroda menyampaikan pesan-pesan bijak kepada masyarakat dari pulau Miangas hingga Napombalu agar senantiasa hidup dalam kesederhanaan dan rendah hati.

Bupati pun dalam sambutannya menyampaikan betapa pentingnya menjaga kerukunan, saling mengasihi, serta menerapkan prinsip berat sama dipikul dan ringan sama dijinjing dalam bertetangga. Mengutip pepatah leluhur, Bupati mengingatkan warga agar tidak perlu merasa takut atau bimbang karena perlindungan Tuhan ibarat pohon beringin yang kokoh, yang memberikan keteduhan di kala panas dan naungan di saat hujan.

“Ya’u “Marambe Liado Ratun Taroda” (Saya “Yang mulia Pelindung Raja Talaud”). Ma’tingik’sku tingi’ maiwurawan (Menyampaikan kata berharga), Mabisara wisara wawa’aran’na (Kata-kata nasehat) Su tataun Taroda, tumana’u Porodisa (Kepada masyarakat Talaud, warga Porodisa) Wuassu tinonda sara Napombaru (Dari Miangas sampai Napombalu) Mabiak’ka pa’awawo, (Hiduplah dalam kesederhanaan), Mamanua naung’ pa’asarewo (Hidup dengan rendah hati), Sidutu wasasang’garoma (Senantiasa rukun dan damai), Wa’aakanna, watatarantup’pa (Saling mengasihi, saling menyayangi), Wataturu’nga su sansinuru’nga (Tolong menolong kepada sesama), Wawenten’na alu tala otong’nge, tala pun’nene (Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing), Su i palembung su ipamannua (Dalam menjalani hidup dan kehidupan). Ete pa’anaung – pa’anaung (Selalu ingatlah), Pakatahendung – pakatahendung (Dalam kerinduan), Pa’anaung Mawu, pakatahendung Ruata (Ingatlah Tuhan, rindukan Allah), Ere pia bisaran pande, sasanatto’u tau rorro: (Seperti pepatah orang bijak, ungkapan para leluhur), Sintang arie sintang, sindore arie sindore (Jangan takut, jangan bimbang), Arie sintang malembung, sindore mamanua (Jangan takut dan bimbang menjalani kehidupan) Ana Mawu wasingkoba ere nunu’ banau (Karena Tuhan menaungi seperti pohon beringin), Ruata warie’dong panamburing riramutan (Allah melindungi seperti pohon beringin yang beruntai), Larig’ge pamintuan badang’ (Liang pangkalnya penjaga tubuh), Rannane pararambatan’nu niawa (Dahannya pelindung nyawa), Patatiluman’na su tempon padis’sa (Peteduhan dikala panas), Pasasiru’ngan su tempong uran’na” (Naungan disaat hujan). Turung maki turung tamaa’tompol Mawu..! (Jika Allah di pihak kita, siapakah lawan kita),” Pungkas Bupati Welly Titah.

Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut, Ketua Dewan Adat Arvan Bawangun, SH, Sekretaris Dewan Adat Talaud Pdt. Anthon Genri Sulung, M.Th, Sekretaris Daerah Yohanis B.K. Kamagi, sejumlah Pejabat Tinggi Pratama, stafsus Bupati, serta para tokoh adat seperti Ratun Tampa, Ratumbanua dan Inangu Wanua .

Diketahui, acara ini mengusung tema tentang Tuhan sebagai jalan kebenaran dan sumber berkat (Rerrodairaduran Matarrinohenggona Wantambuwun Nualua Pesuipalembungi Pamanua Suallo Adantane), dengan sub tema yang menekankan pentingnya masyarakat Talaud untuk berjalan seirama dalam menjaga persatuan dan kesatuan demi kedamaian bersama (Taloda Lumempang Sangkalempang, Aembalang Sangkaririndo Maweleng Su Tata Pasasambua Mawali Su Wingkako Paaa Ukkattddeau Taloda Mangke Sumuwuu Atatino Alalangnganna Tumimbolo’a Auntungana Somaran).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */