Tomohon
CS-SR Perjuangkan Industri Kreatif, Pemkot Tomohon Audiensi dengan Menteri Ekraf RI
JAKARTA,mediakontras.com – Pemerintah Kota Tomohon terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif (ekraf).
Hal ini ditandai dengan audiensi bersama Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, yang berlangsung di Kantor Kementerian Ekraf, Thamrin Nine Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, memaparkan sejumlah usulan strategis guna memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kota Tomohon.

Salah satu poin utama adalah permohonan fasilitasi pengembangan Creative Hub, khususnya di kawasan Menara Alfa Omega dan Michi no Eki Pakewa.
Selain itu, Pemkot Tomohon juga mengusulkan dukungan pelatihan bagi pelaku ekonomi kreatif, mencakup subsektor fesyen, kuliner, musik, kriya hingga dekorasi bunga yang menjadi ciri khas daerah.
Tak kalah penting, pengembangan digitalisasi industri kreatif serta kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku usaha turut menjadi perhatian.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga secara resmi mengundang Menteri Ekraf untuk berpartisipasi dalam ajang Tomohon International Flower Festival 2026 yang merupakan event unggulan Kota Tomohon di tingkat internasional.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasi atas langkah progresif Pemerintah Kota Tomohon dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif.
Ia menegaskan bahwa kementerian siap mendukung melalui berbagai program yang dapat diimplementasikan di daerah.
Beberapa arahan strategis yang disampaikan antara lain perlunya penguatan kelembagaan di lingkup Pemkot Tomohon yang secara khusus menangani ekonomi kreatif, serta pentingnya membangun kolaborasi yang lebih progresif antara pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan ekosistem industri kreatif yang berkelanjutan.
Wali Kota Caroll J. A. Senduk juga menegaskan bahwa pengembangan sektor ekonomi kreatif diyakini mampu memberikan dampak signifikan terhadap indikator ekonomi makro daerah, terutama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menekan angka pengangguran di Kota Tomohon.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Tomohon, Jean d’arc Karundeng, Kepala Dinas Pariwisata Judhistira Siwu, serta Ketua Umum Waralaba dan License Indonesia (WALI), Levita Supit.
Sementara dari pihak Kementerian Ekraf, hadir Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Yuke Sri Rahayu serta Koordinator Tenaga Ahli Menteri Septriana Tangkary.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif di Kota Tomohon untuk berkembang dan berdaya saing.(*)