Manado
PT Pegadaian dan IIKP Hadir Mengemaskan Harapan di Manado, Rayakan 125 Tahun dengan Aksi Sosial
Manado,mediakontras.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-125, PT Pegadaian bersama Ikatan Istri Karyawan Pegadaian (IIKP) menggelar aksi sosial bertajuk “Pegadaian Peduli Dhuafa” di dua panti asuhan Kota Manado, yakni Panti Asuhan Assalam Tuminting dan Panti Asuhan Bakti Kasih Karunia Karombasan, Rabu (1/4).
Kegiatan sosial berupa penyerahan paket bantuan sembako, kebutuhan kebersihan dan sanitasi, serta perlengkapan pendukung aktivitas sehari-hari bagi penghuni panti. Selain itu, para karyawan dan pengurus IIKP juga berinteraksi langsung, berbagi cerita, serta menumbuhkan semangat dan optimisme kepada anak-anak panti.
Kegiatan ini melibatkan PT Pegadaian Kantor Wilayah V SulutTengGo Malut Papua, IIKP (Ikatan Istri Karyawan Pegadaian), serta pengurus dan penghuni Panti Asuhan Assalam Tuminting dan Panti Asuhan Bakti Kasih Karunia Karombasan. Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil V, Maksum, turut hadir langsung dalam penyaluran bantuan.
Kegiatan berlangsung pada Rabu, 1 April 2026, bersamaan dengan rangkaian peringatan hari ulang tahun Pegadaian yang ke-125.
Lokasi kegiatan berada di dua titik di Kota Manado, yaitu Panti Asuhan Assalam di Kecamatan Tuminting dan Panti Asuhan Bakti Kasih Karunia di Kecamatan Karombasan, Sulawesi Utara.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pegadaian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak panti asuhan yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Program ini juga menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan serta komitmen berkelanjutan Pegadaian dalam berbagi kebahagiaan dan memberikan harapan baru di usianya yang ke-125.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung dengan mengusung tema “125 Tahun Hadir Mengemaskan Harapan”. Pegadaian tidak sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan interaksi emosional melalui kegiatan berbagi cerita dan motivasi. Program ini merupakan bagian dari inisiatif TJSL yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dengan total 125 titik lokasi penerima manfaat.
Pengurus Panti Asuhan Assalam Tuminting menyampaikan apresiasi mendalam. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian dari Pegadaian dan IIKP. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, tidak hanya dari sisi kebutuhan, tetapi juga memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak di sini,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan pengurus Panti Asuhan Bakti Kasih Karunia Karombasan. “Kehadiran langsung seperti ini membuat anak-anak merasa diperhatikan dan tidak sendiri. Ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus semangat menjalani kehidupan dan meraih cita-cita,” tuturnya.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil V SulutTengGo Malut Papua, Maksum, menegaskan komitmen perusahaan. “Di usia Pegadaian yang ke-125 tahun ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Pegadaian tidak hanya dirasakan dalam layanan keuangan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat. Program Pegadaian Peduli Dhuafa ini menjadi salah satu wujud kepedulian kami untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan harapan baru, khususnya bagi anak-anak di panti asuhan,” ujar Maksum.
Ia menambahkan, Pegadaian akan terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang berdampak langsung dan berkelanjutan, sejalan dengan peran perusahaan sebagai BUMN yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga pada nilai-nilai kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pegadaian berharap dapat terus mempererat hubungan dengan masyarakat, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menjadi bagian dari solusi dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. Di tengah perjalanan panjangnya selama 125 tahun, Pegadaian tidak hanya meneguhkan perannya sebagai lembaga keuangan terpercaya, tetapi juga sebagai institusi yang senantiasa hadir membawa makna, harapan, dan kepedulian bagi negeri.(*)