Artikel
Perbaikan Kabel Palapa Ring, Layanan Internet di Sangihe Berpotensi Terganggu Mulai 20 April 2026

MEDIAKONTRAS, Sangihe — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menyampaikan adanya potensi gangguan layanan internet seiring pelaksanaan perbaikan jaringan kabel bawah laut Palapa Ring Tengah pada segmen Tahuna–Melonguane yang dijadwalkan berlangsung mulai 20 April 2026.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu SH menjelaskan bahwa saat ini kapal yang ditugaskan untuk perbaikan telah berada di Bitung dan tengah melakukan proses pemuatan (loading) kabel.
“Berdasarkan informasi yang kami terima, progres loading kabel sudah mencapai sekitar 60 persen. Jika telah mencapai 100 persen, kapal direncanakan bergerak menuju perairan Sangihe–Talaud pada 17 April,” ujar Lumiu, Kamis (16/4/2026) kepada sejumlah wartawan.
Ia menambahkan, proses awal pekerjaan diperkirakan berlangsung hingga 19 April 2026. Pada tahap tersebut, layanan internet masih relatif dapat diakses meski kualitasnya mulai menurun.Namun, gangguan signifikan diprediksi terjadi pada 20 April 2026, saat proses pemotongan (cutting) kabel dilakukan.
“Kami masih menunggu rilis resmi, namun informasi sementara menyebutkan bahwa pada 20 April layanan internet akan mengalami gangguan. Meski demikian, terdapat sistem cadangan dari Telkomsel sehingga layanan internet kemungkinan tetap tersedia, tetapi dengan kecepatan yang lambat dan tidak stabil,” jelasnya.
Lebih lanjut, Lumiu memastikan bahwa layanan komunikasi dasar seperti telepon dan SMS tetap dapat digunakan oleh masyarakat selama proses perbaikan berlangsung.Sementara itu, layanan internet berbasis kabel fiber optik seperti IndiHome dipastikan akan terdampak karena terhubung langsung dengan jaringan Palapa Ring. Sebaliknya, layanan internet berbasis satelit seperti Starlink tidak akan mengalami gangguan.
“Untuk layanan berbasis satelit tidak terdampak karena tidak menggunakan jaringan kabel Palapa Ring,” tambahnya.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk dapat memahami kondisi tersebut serta menyesuaikan aktivitas yang bergantung pada layanan internet selama masa perbaikan berlangsung. (Bela)