Volleyball
Aquilla Pakasi, Binaan BJE Sulut, Resmi Dipinang Falcon Medan
Pelatih Marcos Sugiyama Langsung Jajaki Pemain Muda Berbakat di Manado
MANADO,mediakontras.com — Dunia bola voli nasional kembali kedatangan bakat muda potensial asal Sulawesi Utara. Aquilla Daniela Pakasi, atlet binaan BJE Sulut, resmi dipinang oleh klub asal Sumatera Utara, Falcon Medan, yang langsung dijajaki langsung oleh pelatih kepala mereka, Marcos Sugiyama.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh ayahanda Aquilla, Deky Pakasi, di sela-sela kedatangan Marcos Sugiyama di GOR Bright Jos Elektrik Sulut, Sabtu (20/6/26). Dalam momen tersebut, Deky mengungkapkan bahwa dirinya dengan berat hati namun penuh keikhlasan merelakan anak semata wayangnya untuk berkarier di tingkat nasional.
“Sebagai seorang ayah yang selama ini membesarkan dan mengikuti seluruh kegiatan Aquilla, tentu berat harus berpisah. Namun ini adalah kesempatan besar bagi Aquilla untuk menentukan masa depannya,” ujar Deky dengan mata berkaca-kaca.

Deky mengaku harus membesarkan hati, meskipun rasa sedih menyelimuti. “Saya ikhlaskan demi masa depannya. Sekalipun sedih, saya harus rela dan terus memberikan dukungan penuh,” tambahnya.
Di balik kepindahan putri kesayangannya, Deky tak lupa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada owner sekaligus pelatih kepala BJE Sulut, Joko Susanto. Menurutnya, lewat tangan dingin Joko Susanto-lah Aquilla bisa mengenal dan mencintai bola voli hingga kini dilirik klub besar.
“Beliau adalah sosok yang sangat berjasa. Lewat bimbingan beliau, Aquilla bisa berkembang dan kini mendapat kepercayaan untuk berkompetisi di level nasional. Kami sekeluarga tidak akan pernah melupakan itu,” tutur Deky.
Deky pun berharap doa restu dari seluruh masyarakat Sulut agar Aquilla bisa mengikuti jejak para seniornya yang telah mengharumkan nama daerah di kancah nasional bahkan internasional.
“Doakan ya, semoga Aquilla bisa berprestasi, mengharumkan nama Sulut, dan kelak bisa bersaing di tingkat internasional,” pungkasnya.
Kedatangan Marcos Sugiyama ke Manado sendiri dinilai sebagai bentuk keseriusan Falcon Medan dalam memburu bibit-bibit unggul dari kawasan Indonesia Timur, yang selama ini dikenal sebagai lumbung atlet voli potensial. (*)