Connect with us

Ekonomi

Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas

Pegadaian Kanwil V Manado dan OJK Gelar Kick Off Bulan Literasi Keuangan 2026 di Fakultas Peternakan Unsrat

Published

pada

8b4a4ef6 7e49 4318 8ddf e08d4fc92878

MANADO,mediakontras com – PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) V Manado bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara dan Gorontalo resmi mencanangkan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui kegiatan Kick Off yang digelar di Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Rabu (3/6/2026) kemarin.

Mengusung tema “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini menyasar civitas akademika sebagai agen perubahan dalam memahami dan mengelola keuangan digital secara bijak. Acara berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran pimpinan fakultas, para praktisi keuangan, serta ratusan mahasiswa Fakultas Peternakan Unsrat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Plt Dekan Fakultas Peternakan yang juga menjabat Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsrat, Dr. Ir. Ralfie Pinasang, SH, MH, beserta para wakil dekan. Dalam sambutannya, Pinasang menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis ini.

“Pemahaman literasi keuangan digital merupakan bekal krusial agar mahasiswa tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga cerdas dan bijak dalam mengelola masa depan finansial mereka,” ujar Pinasang di hadapan para peserta.

Komitmen Pegadaian Dampingi Generasi Muda

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Manado, Maksum, menegaskan komitmen penuh perusahaannya dalam mendukung program literasi keuangan di lingkungan kampus.

“Kampus adalah inkubator masa depan bangsa. PT Pegadaian Kanwil V Manado berkomitmen penuh mendukung arah dan esensi dari kegiatan ini, yaitu mewujudkan generasi yang cerdas literasi keuangan digital. Kami ingin mendampingi mahasiswa agar mampu mengelola keuangan dengan presisi sehingga hidup sejahtera dan siap menjadi motor penggerak menuju Indonesia Emas,” tegas Maksum dalam keterangan terpisah.

Sementara itu, Deputy Operasional PT Pegadaian Kanwil V Manado, Andy Novriza, yang membuka pemaparannya dengan pantun interaktif, menguraikan tiga tantangan utama finansial digital saat ini. Ia mengingatkan mahasiswa untuk mewaspadai pinjaman online ilegal, judi online, serta investasi bodong berkedok keuntungan instan.

Sebagai solusi, Andy memperkenalkan produk Tabungan Emas Pegadaian yang dinilai aman, tepercaya, dan dapat dimulai hanya dengan modal Rp10.000. Gagasan ini kemudian dibahas lebih mendalam dalam sesi talkshow bersama Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Manado 1, Andi Vivin Budi Permana.

OJK: Ada Gap Literasi dan Inklusi Keuangan

Dari sisi regulator, Deputy Direktur OJK Sulut Gorontalo, Budiman P. Siahaan, memaparkan data survei OJK tahun 2025 yang menunjukkan indeks literasi keuangan nasional baru mencapai 66,46 persen, sementara indeks inklusi atau akses sudah berada di angka 80,51 persen.

“Ada gap yang cukup lebar antara tingkat pemahaman dengan tingkat penggunaan akses produk keuangan. Jarak ini berbahaya karena banyak masyarakat menggunakan produk digital tanpa dibekali edukasi yang cukup, sehingga rentan mengalami kerugian finansial,” jelas Budiman.

Ia menambahkan, berdasarkan amanat UU Nomor 21 Tahun 2011 dan UU P2SK Nomor 4 Tahun 2023, OJK memiliki mandat penuh memberikan perlindungan konsumen. Melalui Gerakan Cerdas Keuangan dan pembentukan Duta Literasi Keuangan, mahasiswa didorong menjadi garda terdepan menyebarkan pemahaman finansial sehat di lingkungan keluarga dan sosial.

Acara Kick Off Bulan Literasi Keuangan 2026 ditutup dengan pantun optimis dari Budiman yang mengajak seluruh civitas akademika bersama-sama melek finansial demi membangun masa depan Indonesia yang kokoh dan sejahtera. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */