Connect with us

Tomohon

Harkitnas 2026, Pemkot Tomohon Gelar Upacara Bendera

Published

pada

d24a3328 75fa 4429 8c00 61daec7db002

TOMOHON,mediakontras.com –  Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Tomohon Drs. O. D. S. Mandagi, M.A.P bertindak sebagai  Inspektur Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke- 118 Tahun 2026 di Lapangan Kantor Wali Kota Tomohon, Rabu 20/05/2026

Dalam amanatnya, Asisten I yang mewakili Wali Kota Tomohon, membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.

Menkodigi  menyampaikan secara filosofis, kebangkitan nasional merupakan sebuah proses dinamis yang bersifat mutatis mutandis, yang artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan. memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.

Tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, sejalan dengan filosofi identitas peringatan tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga ibu pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui pelindungan para tunas bangsa.

Ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat. kita melihat program makan bergizi gratis kini telah berjalan secara masif di sekolah-sekolah di seluruh indonesia untuk membangun fondasi fisik generasi masa depan.

Di samping itu, sejalan dengan upaya pembangunan kualitas manusia tersebut, pemerintah juga telah melakukan ikhtiar besar dalam pelindungan generasi muda di ruang digital. pemberlakuan penuh peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang tata kelola penyelenggaraan sistem elektronik dalam pelindungan anak (PP Tunas) pada awal tahun ini adalah wujud nyata kehadiran negara. Per 28 maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya. melalui kebijakan ini, kita memastikan bahwa anak yang merupakan tunas bangsa kita mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya.

Dalam momen peringatan hari kebangkitan nasional ini, kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan asta cita, delapan misi besar yang harus dicapai bersama, sebagai kompas utama. kita harus mampu mewujudkan misi tersebut untuk menghadirkan perubahan nyata dan terasa di tengah kehidupan rakyat.

Peringatan Harkitnas 2026 menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan api “boedi oetomo” dalam setiap lini kehidupan. mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama.            

Hadir juga Perwakilan Polres Tomohon, Perwakilan Kejari Tomohon, Perwakilan Kodim 1302/Minahasa, Perwakilan BIN Tomohon, Jajaran Pemerintah Kota dan Para ASN serta Pegawai BUMD Se- Kota Tomohon.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */