Connect with us

Kesehatan

Klinik Mata Bitung dan BPJS Kesehatan Manado Teken PKS, Donasi CSR Bayar Tunggakan Iuran PBPU

Published

pada

a0fe0d0b bc75 4bff 86de 4c7ba73cb7d5
Kepala kantor BPJS kesehatan Manado Betsy Roeroe dan Direktur Klinik Mata Bitung usai melakukan penanda tanganan PKS (foto.Sol)

‎Bitung, mediakontras.com – Langkah terobosan dilakukan oleh PT. Medika Loka Sulutindo selaku pengelola Klinik Mata Bitung. Perusahaan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Donasi Corporate Social Responsibility (CSR) dengan BPJS Kesehatan Cabang Manado untuk membayarkan tunggakan iuran bagi Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBPU) mandiri yang menunggak di Kota Bitung, Kamis (9/4/26).

‎‎Penandatanganan yang berlangsung di kantor Klinik Mata Bitung ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor BPJS Kesehatan Manado, Betsy M.O Roeroe, dan Direktur PT. Medika Loka Sulutindo (Klinik Mata Bitung), Fransiskus Paparang.

‎‎Penandatanganan PKS donasi CSR dari PT. Medika Loka Sulutindo untuk membayar tunggakan iuran peserta PBPU mandiri yang tidak aktif.

‎‎PT. Medika Loka Sulutindo (pengelola Klinik Mata Bitung) dan BPJS Kesehatan Cabang Manado. Bantuan ini menyasar 177 jiwa peserta PBPU mandiri kelas 3 yang menunggak di Kota Bitung.Kantor Klinik Mata Bitung, Kota Bitung.

‎‎Untuk meringankan beban pasien mata yang tergolong PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) atau pekerja mandiri, yang memiliki tunggakan iuran sehingga kepesertaannya tidak aktif dan tidak bisa mengakses layanan kesehatan.

‎‎PT. Medika Loka Sulutindo mengalokasikan dana CSR sebesar Rp103.031.050 untuk membayar tunggakan 177 jiwa yang tersebar di 8 kecamatan se-Kota Bitung. Data penerima ditentukan berdasarkan hasil penelitian dan koordinasi BPJS Kesehatan dengan dinas terkait.

‎‎Direktur KMB, Fransiskus Paparang, menjelaskan bahwa setelah dilakukan penelitian, ditemukan banyak pasien di kliniknya yang masuk dalam kategori PBPU mandiri dengan tunggakan cukup besar.

‎‎”Kami berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan donasi ini. Penentuan penerima berdasarkan rekomendasi dari 8 kecamatan yang sudah didata. Semoga apa yang kami berikan menjadi berkat bagi peserta BPJS yang menunggak, terutama di Kota Bitung,” ujar Paparang.

‎‎Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Manado, Betsy M.O Roeroe, mengapresiasi langkah spektakuler dari Klinik Mata Bitung.

‎‎”Kami sangat mengharapkan kolaborasi dari seluruh ekosistem jaminan kesehatan nasional, termasuk badan usaha. Program JKN adalah program negara yang strategis. Dengan masyarakat sehat, Indonesia kuat,” kata Roeroe.

‎‎Data Tunggakan PBPU di Kota Bitung per 1 April 2026:

‎‎1. Tingkat Keaktifan Peserta Kota Bitung: 88,18% (dari total 191.102 jiwa).

‎‎2. Peserta Tidak Aktif: 25.601 jiwa (11,81% dari penduduk).

‎‎3. Total PBPU Mandiri Menunggak: 2.643 jiwa dengan total tunggakan Rp3.130.027.310.

‎   · Rincian Kelas 3: 1.226 jiwa dengan tunggakan Rp659.584.250.

‎   · Rata-rata tunggakan mencapai 24 bulan karena ketidakmampuan membayar.

‎‎4. Bantuan dari PT. Medika Loka Sulutindo:

‎   · Total tunggakan dibayar: Rp103.031.050

‎   · Jumlah penerima manfaat: 177 jiwa (Kelas 3, tersebar di seluruh Kota Bitung).

‎‎BPJS Kesehatan berharap para penerima donasi dapat melanjutkan pembayaran iuran secara rutin pada bulan-bulan berikutnya agar kepesertaannya tetap aktif dan layanan kesehatan dapat terus diakses.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */