Manado
H-6 Lonjakan Arus Penumpang di Bandara Samrat Capai Angka 28,3 Persen
MANADO, mediakontras.com – Posko Angkutan Lebaran 2026 di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado resmi beroperasi sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026, atau H-8 sampai H+8 Lebaran.
Memasuki periode awal operasional, terpantau lonjakan signifikan pada pergerakan penumpang dan pesawat, khususnya saat puncak arus mudik.
Terjadi peningkatan drastis jumlah penumpang dan pergerakan pesawat di Bandara Sam Ratulangi. Pada puncak arus mudik, jumlah penumpang mencapai 7.864 orang, melonjak 28,3% dibanding tahun lalu.
Pergerakan pesawat juga tercatat sebanyak 69 penerbangan, naik 13% dari tahun sebelumnya. Namun, pergerakan kargo justru mengalami penurunan menjadi 68 ton dari sebelumnya 75 ton (-9,2%) akibat tingginya volume bagasi penumpang.
Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, yang menjadi salah satu pintu masuk utama mobilitas masyarakat di kawasan timur Indonesia selama musim mudik Lebaran.
Peningkatan ini tercatat pada periode Posko Angkutan Lebaran 2026, dengan puncak arus mudik terjadi pada Sabtu, 14 Maret 2026 (H-6).
General Manager Bandara Sam Ratulangi, Radityo Ari Purwoko, memimpin langsung koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti maskapai, otoritas bandara, TNI/Polri, AirNav, serta ground handling.
Peningkatan trafik ini dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat pada masa mudik Lebaran. Selain itu, angka ini juga menjadi indikator positif pemulihan sektor transportasi udara pascapandemi. Dibandingkan tahun 2019, jumlah penumpang menunjukkan tingkat pemulihan (recovery rate) sebesar 114,6%, dan pergerakan pesawat mencapai 119%.
Pihak bandara telah mengantisipasi lonjakan dengan mengoptimalkan operasional dan memperkuat koordinasi antarstakeholder.
Penumpang juga diimbau untuk:
· Memastikan kelengkapan dokumen perjalanan (tiket, identitas diri).
· Tiba di bandara minimal 3 jam sebelum keberangkatan untuk menghindari antrean panjang di check-in dan pemeriksaan keamanan.
General Manager Bandara Sam Ratulangi, Radityo Ari Purwoko, menyatakan Peningkatan jumlah penumpang ini merupakan indikator positif bagi pemulihan sektor penerbangan.
“Kami bersama seluruh stakeholder berkomitmen memastikan operasional bandara berjalan lancar, aman, dan mengutamakan pelayanan terbaik.”
Dengan sinergi yang solid, diharapkan pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026 di Bandara Sam Ratulangi dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.(*)