Connect with us

Kesehatan

‎BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026

Redaksi

Published

pada

By

8e59c907 cfa3 4b06 a19d 52bd15e9ca05

‎JAKARTA, mediakontras.com – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, BPJS Kesehatan memastikan seluruh layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap berjalan optimal.

Peserta tidak perlu khawatir akan terhambatnya akses layanan kesehatan maupun administrasi, baik bagi mereka yang berada di kampung halaman maupun yang sedang dalam perjalanan mudik.

‎‎Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan bahwa kemudahan layanan JKN harus tetap dirasakan oleh masyarakat di mana pun dan kapan pun, termasuk saat tradisi tahunan mudik Lebaran.

‎‎”Momentum mudik Lebaran tidak boleh menjadi penghalang bagi peserta untuk memperoleh pelayanan kesehatan. BPJS Kesehatan memastikan layanan Program JKN tetap dapat diakses dengan mudah, sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan tenang,” ujar pria yang akrab disapa Pujo dalam keterangannya, Senin (09/03/2026).

‎‎Layanan Adminkes Tatap Muka dan Posko Mudik. Untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan administrasi secara tatap muka, BPJS Kesehatan akan membuka layanan di kantor cabang pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026, mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.

‎Selain itu, untuk mendukung para pemudik, BPJS Kesehatan juga menghadirkan Posko Mudik di sejumlah titik strategis. Posko ini akan melayani informasi, konsultasi, hingga bantuan layanan bagi peserta yang membutuhkan selama perjalanan.

‎‎”Posko Mudik BPJS Kesehatan hadir mulai tanggal 13-16 Maret 2026 di Pelabuhan Merak, Terminal Pulo Gebang, Rest Area Tol 88A Cipularang, Rest Area Tol 166A Cipali, Rest Area Tol 429A Ungaran, Rest Area Tol 519A Masaran, Terminal Purabaya, serta Pelabuhan Soekarno-Hatta di Makassar. Kehadiran posko ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pemudik,” terang Pujo.

‎‎Akses Digital:

Cek Status Aktif dan Bayar Iuran via Online.Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, mengimbau peserta untuk memastikan status kepesertaannya aktif sebelum berangkat mudik. Beragam kanal digital telah disediakan untuk memudahkan akses layanan administrasi kepesertaan.

‎”Peserta dapat memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk perubahan data, perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), hingga mengecek status keaktifan. Untuk pengecekan cepat, bisa juga melalui Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 08118165165, dan Care Center 165,” jelas Akmal.

‎Ia menambahkan, peserta juga dapat memanfaatkan berbagai kanal pembayaran yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk membayar iuran atau melunasi tunggakan sebelum melakukan perjalanan.

‎‎Layanan Kesehatan saat Mudik dan di Rumah Sakit.

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba, menyampaikan bahwa peserta tetap dapat mengakses layanan kesehatan meskipun sedang berada di luar daerah domisili. Apabila FKTP tempat peserta terdaftar tutup, maka dapat memperoleh pelayanan di FKTP mitra BPJS Kesehatan lain yang sedang beroperasi.

‎”Informasi mengenai fasilitas kesehatan yang buka selama libur Lebaran dapat diakses melalui Aplikasi Pencarian Fasilitas Kesehatan (Aplicares), sehingga peserta dapat mengetahui lokasi fasilitas kesehatan terdekat,” jelas Abdi.

‎‎BPJS Kesehatan juga memastikan keberlanjutan pelayanan bagi peserta dengan penyakit kronis (PRB) serta menjamin pelayanan kesehatan bagi korban kecelakaan lalu lintas. “Jika terjadi kecelakaan ganda, biaya pertama akan dijamin Jasa Raharja hingga Rp20 juta. Apabila biaya melebihi nilai tersebut, maka selisihnya dijamin oleh BPJS Kesehatan sesuai ketentuan,” imbuhnya.

Dukungan dari PERSI, Konsumen, dan Korlantas

‎Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), Bambang Wibowo, memastikan bahwa rumah sakit di seluruh Indonesia tetap beroperasi selama 24 jam untuk melayani peserta JKN.

‎‎”Rumah sakit tetap menyediakan layanan rawat inap, rawat jalan, hingga cuci darah. Sinergi dengan Posko Mudik BPJS Kesehatan tentu semakin meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan,” ujar Bambang.

‎‎Sementara itu, Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia, Tulus Abadi, mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan fisik dan mental selama perjalanan. “Kelelahan menjadi faktor risiko kecelakaan. Pastikan status kepesertaan aktif sebelum mudik agar tidak ada kendala administratif saat butuh layanan,” pesannya.

‎‎Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korlantas Polri, Sandhi Wiedyanoe, mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi prima saat berkendara. “Dari analisis kami, faktor human error masih menjadi penyebab utama kecelakaan. Jaga kondisi tubuh sebelum melakukan perjalanan jauh,” tutupnya.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */