Connect with us

Berita

Pascabencana Banjir Bandang Siau, Pemprov Sulut Langsung Salurkan Bantuan

Published

pada

1767593439454

Manado.Mediakontras.com – Gubernur Yulius Selvanus memberikan perhatian serius untuk
peristiwa Banjir Bandang yang melanda Kabupaten Sitaro Senin (05/01/2026).

Gubernur menyampaikan duka yang mendalam atas peristiwa bencana alam yang terjadi.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sulut saya menyampaikan duka yang mendalam atas peristiwa banjir bandang yang terjadi di siau, kami sangat prihatin dengan kejadian ini,” ungkapnya.

Ia pun menegaskan, pihaknyaakan hadir dan memberikan dukungan penuh bagi masyarakat terdampak, baik dalam penanganan darurat maupun pemulihan pascabencana.

“Pemerintah Provinsi akan semaksimal mungkin membantu meringankan beban masyarakat di Siau. Koordinasi dengan pemerintah kabupaten, TNI, Polri, dan instansi terkait terus dilakukan agar penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran. Kita semua berharap cuaca segera kembali normal,” tuturnya.

Bahkan saat ini di lapangan, sudah dilakukan upaya penanganan darurat terus dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Sitaro bersama TNI, Polri, dan masyarakat setempat.

Meringankan beban para korban, Gubernur Yulius sudah menginstruksikan agar jajaran terkait di Pemprov Sulut untuk segera memberikan bantuan Alat berat, kebutuhan bayi, kebutuhan lansia, pakaian, kasur, makanan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Bencana yang terjadi dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sitaro selama kurang lebih lima jam tanpa henti. Akibatnya, aliran air bercampur material batu, tanah, dan kayu meluap dan menerjang permukiman warga.

Banjir bandang tersebut berdampak di sejumlah wilayah Kecamatan Siau Timur. Selain menyebabkan kerusakan material, bencana ini juga menimbulkan korban jiwa, korban hilang, serta korban luka-luka.

Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Paniki, Kelurahan Paseng, Kelurahan Bahu, Kampung Bumbiha, Kampung Peling, Kampung Laghaeng, Kampung Batusenggo, Kampung Beong, dan Kampung Salili.

Adapun data sementara, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 11 jiwa, korban hilang 4 orang, dan korban luka-luka 18 orang.

Dari jumlah tersebut, dua korban luka berat direncanakan akan dirujuk ke rumah sakit di Kota Manado untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Pemerintah Kabupaten Sitaro telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari guna mempercepat proses penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak.(chae)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */