Manado
Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal, Pegadaian Manado 1 Bagikan Tabungan Emas

MANADO,Mediakontras.com – PT Pegadaian Kanwil V Suluttenggo Malut Papua kembali menunjukkan komitmennya di bidang sosial dengan menggelar acara khitanan massal gratis.
Bertajuk “Langkah Emas Anak Soleh”, kegiatan yang berlangsung di Kantor Wilayah Pegadaian, Jalan Dr. Soetomo, Pinaesaan, Kecamatan Wenang, Manado, Sabtu (11/7) kemarin, berhasil melayani 145 anak dari berbagai daerah.
Rangkaian sunatan massal ini merupakan program tahunan yang menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, sekaligus bentuk kepedulian Pegadaian terhadap masyarakat sekitar.
Pemimpin Pegadaian Kanwil V, Maksum, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata berbagi berkah kepada masyarakat.
“Kami tidak hanya fokus ke bisnis. Kita juga melihat lingkungan sekitar dan membagikan berkah. Ini adalah momen penting bagi anak laki-laki Muslim, dan kami ingin ini menjadi kenangan indah,” ujar Maksum di hadapan para peserta dan orang tua.

Ia pun berbagi pengalaman pribadi, di mana kedua putranya juga pernah merasakan momen khitan bersama Pegadaian pada tahun 2013 lalu. “Anak-anak saya selalu ingat pengalaman itu. Harapannya, silaturahmi ini tidak putus sampai di sini,” tambahnya.
Tak hanya menyediakan fasilitas sunatan gratis, Pegadaian juga memberikan perlengkapan sekolah berupa tas dan alat tulis bagi setiap anak. Lebih istimewa lagi, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai momentum untuk mendorong literasi keuangan sejak dini dengan memberikan Tabungan Emas kepada seluruh peserta.
Deputi Bisnis Pegadaian Area Manado 1, Andi Vivin Budi Permana, berharap orang tua dapat konsisten menyisihkan pendapatan untuk menabung emas sebagai persiapan biaya pendidikan anak di masa depan.
“Pelayanan kita bagi dua, separuh pagi dan sisanya siang agar tidak ada penumpukan. Peserta tidak hanya dari Manado, tetapi juga dari Tomohon dan Bolmong Timur,” jelas Andi.
Untuk menjamin pelayanan maksimal, Pegadaian menggandeng Synaps, klinik resmi di bawah naungan perusahaan. Sebanyak 10 dokter spesialis khitan yang didatangkan dari Jakarta, Surabaya, dan Lombok diterjunkan, didukung oleh sekitar 25 tenaga medis serta 30 panitia internal.
Salah satu orang tua peserta, Wiwi Daud (25), warga Lawangirung, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. “Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu. Kalau mandiri biayanya lumayan, apalagi anak saya, Rafasya (7), sudah mau masuk sekolah lagi,” ungkapnya dengan rasa syukur.
Kegiatan yang digagas PT Pegadaian bersama Divisi Syariah melalui Dana Kebajikan Umat (DKU) ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbagi dengan sesama. (*)











