Tomohon
Berikan Tiga Tips Point Penting, Staf Khusus Presiden Prabowo Sebut UMKM Kota Tomohon Punya Potensi Besar

TOMOHON,mediakontras.com – Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., membuka kegiatan dialog dan Kunjungan Lapangan Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Usaha Mikro, Kecil, Menengah, Ekonomi Digital, dan Teknologi, Tiar Nabilla Karbala, S.Mn., M.Sc., di Michi no Eki Pakewa Tomohon, Selasa (14/7/2026).
Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Staf Khusus Presiden RI yang telah berkenan hadir dan berdialog secara langsung dengan para pelaku ekonomi di Kota Tomohon.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kehormatan sekaligus momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sendy Rumajar juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tomohon berkomitmen mewujudkan visi pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kota Tomohon Tahun 2025–2029, yaitu “Tomohon Maju, Berdaya Saing, dan Sejahtera.” Seluruh kebijakan dan program pembangunan diarahkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat daya saing daerah, serta menurunkan angka kemiskinan secara berkelanjutan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Kota Tomohon memiliki empat sektor unggulan yang menjadi pilar utama pembangunan ekonomi daerah, yaitu sektor pariwisata, pertanian dan florikultura, ekonomi kreatif, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Keempat sektor tersebut terus didorong melalui berbagai program prioritas, antara lain peningkatan produktivitas pertanian, pengembangan destinasi wisata berkelas dunia, peningkatan daya saing produk unggulan daerah, perluasan investasi, serta penguatan ekosistem UMKM melalui pendampingan, pelatihan, akses pembiayaan, dan digitalisasi usaha.
Wakil Wali Kota juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tomohon telah menuntaskan pembentukan 44 Koperasi Kelurahan Merah Putih yang tersebar di seluruh kelurahan. Ke depan, koperasi tersebut diarahkan menjadi mitra strategis bagi UMKM, petani, pelaku florikultura, dan ekonomi kreatif dalam memperluas akses pembiayaan, pemasaran, serta transformasi digital.

Menurutnya, kegiatan dialog tersebut menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, petani, komunitas ekonomi kreatif, dan seluruh ekosistem ekonomi lokal. Pemerintah Kota Tomohon juga memberikan apresiasi kepada BPC HIPMI Kota Tomohon yang telah menginisiasi forum strategis tersebut sebagai ruang diskusi dan pengembangan ekonomi daerah.
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota berharap kehadiran Staf Khusus Presiden RI dapat menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah pusat dan kebutuhan daerah, sekaligus membuka peluang sinergi yang lebih luas bagi pengembangan sektor unggulan Kota Tomohon. Pemerintah Kota Tomohon juga berharap adanya dukungan pemerintah pusat berupa program afirmasi, alokasi anggaran, maupun skema pembiayaan alternatif guna mempercepat pengembangan UMKM, pertanian, florikultura, ekonomi kreatif, dan pariwisata.
Selain itu, Pemerintah Kota Tomohon menargetkan agar Michi no Eki Pakewa semakin berkembang sebagai etalase produk unggulan daerah, pusat agrowisata, sekaligus simpul ekonomi lokal yang mampu menghubungkan produk-produk Tomohon dengan pasar nasional maupun internasional.
Sementara itu, Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Usaha Mikro, Kecil, Menengah, Ekonomi Digital, dan Teknologi, Tiar Nabilla Karbala, S.Mn., M.Sc., mengapresiasi semangat para pelaku UMKM di Kota Tomohon yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang.
Ia menyampaikan bahwa Tomohon memiliki kekuatan pada sektor pertanian, hortikultura, kuliner, ekonomi kreatif, dan pariwisata. Tantangan ke depan adalah membangun ekosistem yang mampu menghubungkan petani, UMKM, teknologi, pembiayaan, investasi, hingga akses pasar sehingga potensi lokal dapat berkembang menjadi produk nasional bahkan mampu bersaing di pasar global.
Dalam arahannya, Tiar Karbala menyampaikan tiga poin penting. Pertama, penguatan ekosistem UMKM melalui kolaborasi antar sektor, di mana pertanian, industri pengolahan, perdagangan, dan pariwisata saling terhubung sehingga menciptakan nilai tambah dan pertumbuhan ekonomi bersama. Ia juga mengapresiasi pembentukan 44 Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Tomohon sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan.
Kedua, pentingnya orientasi pasar. Menurutnya, pelaku usaha perlu menghasilkan produk sesuai kebutuhan dan tren pasar, bukan hanya berdasarkan kemampuan produksi. Produk-produk unggulan Tomohon seperti hortikultura, olahan pangan, kopi, dan gula aren dinilai memiliki peluang besar untuk masuk ke jaringan pemasaran nasional, BUMN, hingga pasar ekspor melalui dukungan berbagai kementerian dan Smesco Indonesia.
Ketiga, pemanfaatan teknologi digital sebagai alat untuk meningkatkan produktivitas usaha. Digitalisasi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), diharapkan mampu membantu menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan seperti kemiskinan, pengangguran, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia mengajak seluruh pelaku UMKM untuk terus belajar dan beradaptasi agar tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi.
Mengakhiri arahannya, Tiar Karbala mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menghubungkan potensi lokal dengan ekosistem ekonomi yang lebih besar, memproduksi barang sesuai kebutuhan pasar, serta memanfaatkan teknologi secara tepat guna agar Kota Tomohon semakin dikenal sebagai daerah yang maju, inovatif, dan berdaya saing hingga tingkat internasional.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital Yopy Agung Prabowo, S.E., M.M., Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Jefri Polii, S.I.K., Konsultan Pengembangan UMKM dan Pangan Strategis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Tjokro Sinarjo, Ketua BPC HIPMI Kota Tomohon Bryan Rendi Tuama Pua, Direktur PT Gunung Hijau Masarang sekaligus Ketua Bidang III BPC HIPMI Kota Tomohon Aulia Reinozha, Manajer Michi no Eki Pakewa Tomohon Ervins Liuw, para pelaku UMKM, para peserta kegiatan, serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon.(*)













