Otomotif
Kembangkan Talenta Muda Lewat Sinergi dengan Haka Auto: CEO Hariyadi Kaimuddin Bagikan Kunci Sukses
Tangerang Selatan,mediakontras.com.– Industri kendaraan listrik di Indonesia terus bertumbuh, namun tantangan terbesar bukan hanya pada infrastruktur atau teknologi, melainkan juga pada ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Bumi Hijau Motor selaku pemegang jaringan dealer resmi BYD dan Denza di Indonesia, yang dikenal dengan brand Haka Auto, menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan talenta nasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peran aktif Haka Auto dalam acara “Graduation Super Mentorship & Halal Bihalal Ikatan Alumni Teknik Industri (IATI) ITB 2026” yang digelar di Showroom BYD Haka Bintaro, Tangerang Selatan, Minggu (26/4/2026).
Mengusung tema “Dulu, Kini, Nanti: Satu Ikatan Teknik Industri”, acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi serius tentang masa depan karier di tengah disrupsi teknologi.
Tak hanya dihadiri puluhan alumni dan mahasiswa, acara ini juga menghadirkan para pemimpin industri, termasuk Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, Ph.D., yang memberikan keynote speech.
CEO Haka Auto: Fokus dan Rendah Hati Kunci Sukses
Dalam sesi diskusi panel, CEO BYD Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, alumni Teknik Industri ITB angkatan 1992, berbagi pandangan soal navigasi karier.
Menurutnya, tidak ada jalan pintas menuju sukses, namun ada dua prinsip yang ia pegang teguh.
”Yang terpenting adalah membuat pilihan secara sadar dan selaras dengan tujuan pribadi. Proses berkembang sering kali menuntut kita keluar dari zona nyaman,” ujar Hariyadi di hadapan para peserta.
Ia juga menekankan bahwa kesuksesan jangka panjang tidak hanya diukur dari pencapaian teknis, tetapi juga dari sikap mental.
“Tetaplah rendah hati dan miliki komitmen belajar yang tidak pernah putus. Itulah fondasi yang sesungguhnya,” pesannya.
Kolaborasi Manusia dan Teknologi Jadi Masa Depan Industri.
Diskusi semakin hangat dengan hadirnya dua pembicara lain: Veronika Utami (Country Director Google Indonesia, alumnus TI ITB ’00) dan Edwin Utama (Managing Director & Senior Partner BCG, alumnus TI ITB ’95).

Mereka sepakat bahwa perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) akan mengubah lanskap kerja secara fundamental.
Namun, di tengah gempuran otomatisasi, nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi pembeda.
Hariyadi menambahkan, masa depan akan dikuasai oleh mereka yang mampu menggabungkan pemahaman teknologi dengan empati, kreativitas, dan tujuan (purpose) yang jelas.
“Teknologi hanya alat. Manusia yang punya hati dan visi akan tetap relevan,” tegasnya.
Haka Auto Tak Hanya Jual Mobil Listrik, Tapi Juga Membangun Ekosistem.
Kehadiran Haka Auto sebagai tuan rumah dan pendukung acara ini bukan tanpa alasan.
Sebagai salah satu jaringan dealer BYD terbesar di Indonesia, perusahaan menyadari bahwa transisi ke kendaraan listrik membutuhkan lebih dari sekadar produk—ia membutuhkan talenta-talenta yang siap berpikir kritis dan adaptif.
”Kami ingin menjadi katalisator. Bukan hanya penjual mobil listrik, tapi juga mitra dalam mencetak SDM unggul yang akan membangun industri ini ke depan,” ujar perwakilan manajemen Haka Auto.
Saat ini, Haka Auto telah mengoperasikan 15 outlet BYD di berbagai kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Makassar, Balikpapan, Manado, dan Kendari.
Selain itu, dua cabang untuk brand premium Denza telah beroperasi di Pluit (Jakarta Utara) dan Surabaya. Rencananya, pada semester pertama 2026, jaringan akan bertambah dengan outlet baru di Pondok Indah, Bandung (Dago), Semarang, Pati, Mojokerto, MERR Surabaya, Magelang, Madiun, Banyuwangi, Samarinda, hingga Palopo.
Tentang Haka Auto
Haka Auto adalah jaringan dealer resmi BYD dan Denza di Indonesia di bawah naungan PT Bumi Hijau Motor. Berkomitmen menghadirkan solusi mobilitas berkelanjutan dengan layanan terbaik, Haka Auto terus memperluas jangkauan layanan di seluruh Indonesia. Informasi lebih lanjut kunjungi outlet Haka Auto terdekat. (*)